BRI raih laba bersih Rp24,88 triliun
Rabu, 27 Juli 2022 11:41 WIB
Tangkapan layar Direktur Utama BRI Sunarso saat memberikan paparan dalam jumpa pers secara daring yang dipantau di Jakarta, Rabu. (ANTARA/Citro Atmoko)
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara konsolidasian meraih laba bersih hingga kuartal II 2022 Rp24,88 triliun, melonjak 98,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp12,54 triliun.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pencapaian tersebut tak lepas dari kemampuan BRI dalam melakukan respon strategi yang tepat.
"Penyaluran kredit maupun penghimpunan dana masyarakat oleh BRI mampu tumbuh positif. Kami dapat menjaga sustainability pertumbuhan ini dengan fokus pada aspek likuiditas terutama pertumbuhan dana murah dan juga menjaga kualitas kredit terutama kredit yang kami restrukturisasi akibat pandemi COVID-19," ujar Sunarso saat jumpa pers secara daring yang dipantau di Jakarta, Rabu.
Sunarso menyampaikan, BRI juga mampu mencatat pertumbuhan pendapatan non bunga yang semakin baik dengan ditopang naiknya transaksi e-channel.
"Selain itu, transformasi digital melalui business process reengineering mampu meningkatkan produktivitas bisnis sekaligus menjaga efisiensi operasional," kata Sunarso.
Dari sisi pembiayaan, BRI Group berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75 persen (yoy).
Penyaluran kredit kepada seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama yakni segmen mikro yang tumbuh 15,07 persen, segmen konsumer tumbuh 5,27 persen, segmen korporasi tumbuh 3,76 persen, serta segmen kecil dan menengah tumbuh 2,71 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hingga kuartal II 2022, BRI raih laba bersih Rp24,88 triliun
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pencapaian tersebut tak lepas dari kemampuan BRI dalam melakukan respon strategi yang tepat.
"Penyaluran kredit maupun penghimpunan dana masyarakat oleh BRI mampu tumbuh positif. Kami dapat menjaga sustainability pertumbuhan ini dengan fokus pada aspek likuiditas terutama pertumbuhan dana murah dan juga menjaga kualitas kredit terutama kredit yang kami restrukturisasi akibat pandemi COVID-19," ujar Sunarso saat jumpa pers secara daring yang dipantau di Jakarta, Rabu.
Sunarso menyampaikan, BRI juga mampu mencatat pertumbuhan pendapatan non bunga yang semakin baik dengan ditopang naiknya transaksi e-channel.
"Selain itu, transformasi digital melalui business process reengineering mampu meningkatkan produktivitas bisnis sekaligus menjaga efisiensi operasional," kata Sunarso.
Dari sisi pembiayaan, BRI Group berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75 persen (yoy).
Penyaluran kredit kepada seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama yakni segmen mikro yang tumbuh 15,07 persen, segmen konsumer tumbuh 5,27 persen, segmen korporasi tumbuh 3,76 persen, serta segmen kecil dan menengah tumbuh 2,71 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hingga kuartal II 2022, BRI raih laba bersih Rp24,88 triliun
Pewarta : Citro Atmoko
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BRI siapkan weekend banking dan layanan terbatas selama libur Ramadhan dan Lebaran 2025
27 March 2025 10:56 WIB
BRI buka program Desa BRILiaN 2025, sebagai wujud nyata guna dukung Astacita
05 March 2025 11:30 WIB
Terpopuler - Info Finansial/Bursa
Lihat Juga
DJBC catat penerimaan kepabeanan dan cukai Lampung Rp1,76 triliun di triwulan III
01 November 2025 18:05 WIB