Pangururan (ANTARA) - Sebanyak 40 orang pengelola homestay mengikuti praktik pelatihan pengelolaan kapasitas manajemen homestay yang dilaksanakan di Homestay Langat, Desa Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Kabid Usaha Pariwisata dan Kerjasama Dinas Pariwisata Samosir Jontiner di Pangururan, Kamis, mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelola usaha homestay agar lebih profesional dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.

Melalui pelatihan itu diharapkan agar para pengelola homestay yang ada di Kabupaten Samosir dapat mengaplikasikannya pada usahanya dan senantiasa terus meningkatkan daya saingnya.

Apalagi Kabupaten Samosir merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

“Oleh karena itu, para pengelola homestay harus tahu bagaimana cara menerima tamu, menata kamar dengan baik dan menjaga kebersihannya, mampu memberikan kesan yang baik bagi wisatawan, sehingga wisatawan merasa betah berlama-lama tinggal dan mau kembali lagi,” ujarnya.

Pelatihan pengelolaan manajemen tersebut digelar selama tiga hari. Selama pelatihan perwakilan pengelola usaha homestay dipandu narasumber yang terdiri dari Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung, Ratna Gultom (Pengelola Eco Village Silimalombu), dan Dinas Pariwisata Samosir.

Beberapa topik yang diberikan dalam pelatihan itu diantaranya adalah tata kelola homestay, tata ruang dan interior, manajemen, pelayanan prima, teknik pemasaran. Materi pelatihan pun diperkaya dengan kegiatan praktik menata ruang kamar dan memasarkan produk melalui platform daring.
 


Pewarta : Juraidi
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2024