Menteri PPPA mengapresiasi media yang selalu beritakan kekerasan seksual
Jumat, 13 Mei 2022 22:51 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga. (ANTARA/ HO - Kemen PPPA)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengapresiasi media yang selalu memberitakan berbagai kasus kekerasan seksual yang telah terungkap.
"Alhamdulillah kami patut mensyukuri, tiada hari tim pemberitaan media sosial maupun media cetak, kita melihat tiada hari pemberitaan tanpa kasus kekerasan," kata Menteri Bintang dalam acara Media Gathering Kemen PPPA, di Jakarta, Jumat.
Menurutnya hal tersebut menunjukkan perubahan pola pikir masyarakat yang sudah tidak menganggap kasus kekerasan seksual merupakan aib yang harus disembunyikan.
"Sekarang ini (masyarakat) tidak menganggap lagi bahwa kasus kekerasan seksual adalah aib dalam keluarga dan sebagainya," katanya.
Menteri Bintang berharap dengan banyaknya kasus kekerasan seksual yang terungkap dapat memberikan keadilan kepada korban dan memberikan efek jera kepada pelaku.
"Itu akan memberikan keadilan kepada korban demikian juga akan memberikan efek jera kepada pelaku," katanya.
Pada Desember 2021, pihaknya telah merilis hasil Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) dan Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) yang menunjukkan prevalensi kekerasan terhadap perempuan menurun.
"Perempuan secara prevalensi kekerasan ini menurun, tapi khusus untuk kekerasan seksual, satu tahun terakhir ini meningkat, khusus untuk kekerasan kurun waktu tiga tahun terakhir bagi anak-anak survei-nya menurun," katanya.
Pihaknya berharap dengan telah diterbitkannya Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta dukungan dari media, lebih banyak lagi kasus-kasus kekerasan seksual yang terungkap sehingga dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarga korban serta efek jera bagi pelaku.
"Alhamdulillah kami patut mensyukuri, tiada hari tim pemberitaan media sosial maupun media cetak, kita melihat tiada hari pemberitaan tanpa kasus kekerasan," kata Menteri Bintang dalam acara Media Gathering Kemen PPPA, di Jakarta, Jumat.
Menurutnya hal tersebut menunjukkan perubahan pola pikir masyarakat yang sudah tidak menganggap kasus kekerasan seksual merupakan aib yang harus disembunyikan.
"Sekarang ini (masyarakat) tidak menganggap lagi bahwa kasus kekerasan seksual adalah aib dalam keluarga dan sebagainya," katanya.
Menteri Bintang berharap dengan banyaknya kasus kekerasan seksual yang terungkap dapat memberikan keadilan kepada korban dan memberikan efek jera kepada pelaku.
"Itu akan memberikan keadilan kepada korban demikian juga akan memberikan efek jera kepada pelaku," katanya.
Pada Desember 2021, pihaknya telah merilis hasil Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) dan Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) yang menunjukkan prevalensi kekerasan terhadap perempuan menurun.
"Perempuan secara prevalensi kekerasan ini menurun, tapi khusus untuk kekerasan seksual, satu tahun terakhir ini meningkat, khusus untuk kekerasan kurun waktu tiga tahun terakhir bagi anak-anak survei-nya menurun," katanya.
Pihaknya berharap dengan telah diterbitkannya Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta dukungan dari media, lebih banyak lagi kasus-kasus kekerasan seksual yang terungkap sehingga dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarga korban serta efek jera bagi pelaku.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Masyarakat diminta berani laporkan kekerasan terhadap perempuan dan anak
30 March 2022 7:13 WIB, 2022
Menteri PPPA tekankan perlunya pelibatan anak dan remaja cegah perkawinan dini
12 March 2022 5:41 WIB, 2022
Menteri KPPPA apresiasi Polri terkait pembuktian kasus kekerasan seksual
25 February 2022 18:08 WIB, 2022
Terpopuler - Pemerintah/Dewan/Peradilan
Lihat Juga
Kejati Lampung susun berkas perkara korupsi tiga ASN Kejari Bandarlampung
25 March 2023 13:38 WIB, 2023
Zulkifli sebut anggaran buka puasa bersama pejabat dialihkan untuk rakyat
24 March 2023 21:27 WIB, 2023
Gub Jateng Ganjar Pranowo tolak Israel berlaga pada Piala Dunia U-20 Indonesia
24 March 2023 4:43 WIB, 2023
Pramono Anung: Larangan buka puasa bersama hanya untuk pejabat pemerintahan
23 March 2023 19:12 WIB, 2023
Tiga narapidana teroris di Lapas Rajabasa ucap ikrar setia kepada NKRI
21 March 2023 12:45 WIB, 2023