Tesla tarik sebanyak 127.785 sedan Model 3s dari pasar China
Jumat, 8 April 2022 16:12 WIB
Arsip Foto - CEO Tesla Inc Elon Musk berbicara di atas panggung saat acara pengiriman mobil Model 3 buatan Tesla China di pabriknya di Shanghai, Cina, Selasa (7/1/2020). ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.
Beijing (ANTARA) - Pabrikan mobil listrik terbesar di dunia, Tesla, menarik kembali (recall) sebanyak 127.785 unit sedan Model 3s dari pasaran China mulai Kamis (7/4) karena alasan risiko keamanan.
Dari 127.785 unit mobil yang ditarik oleh Tesla di Beijing dan Shanghai, sebanyak 93.578 di antaranya merupakan buatan China, demikian diungkapkan Badan Regulasi Pasar China (SAMR).
Tesla Model 3s yang ditarik dari pasaran tersebut adalah buatan 11 Januari 2019 hingga 25 Januari 2022.
Komponen inverter semikonduktor pada bagian belakang mobil berpotensi memicu kegagalan yang berakibat kecelakaan pada saat mesin mobil dinyalakan atau kehilangan daya saat melaju.
Dalam kasus yang paling ekstrem, kegagalan tersebut berisiko menyebabkan tabrakan, sebagaimana disebutkan SAMR di media setempat.
Tesla memutuskan untuk meng-upgrade piranti pengendali mobil-mobil yang ditarik tersebut.
Pabrikan otomotif energi terbarukan asal Amerika Serikat itu telah melakukan serangkaian recall dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Februari, Tesla mengumumkan rencana recall sekitar 26.000 unit Model 3s dan Model Y buatan China, juga atas alasan risiko keamanan.
Dari 127.785 unit mobil yang ditarik oleh Tesla di Beijing dan Shanghai, sebanyak 93.578 di antaranya merupakan buatan China, demikian diungkapkan Badan Regulasi Pasar China (SAMR).
Tesla Model 3s yang ditarik dari pasaran tersebut adalah buatan 11 Januari 2019 hingga 25 Januari 2022.
Komponen inverter semikonduktor pada bagian belakang mobil berpotensi memicu kegagalan yang berakibat kecelakaan pada saat mesin mobil dinyalakan atau kehilangan daya saat melaju.
Dalam kasus yang paling ekstrem, kegagalan tersebut berisiko menyebabkan tabrakan, sebagaimana disebutkan SAMR di media setempat.
Tesla memutuskan untuk meng-upgrade piranti pengendali mobil-mobil yang ditarik tersebut.
Pabrikan otomotif energi terbarukan asal Amerika Serikat itu telah melakukan serangkaian recall dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Februari, Tesla mengumumkan rencana recall sekitar 26.000 unit Model 3s dan Model Y buatan China, juga atas alasan risiko keamanan.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ford bakal produksi 270 ribu mobil listrik Mustang Mach-E selama 2023
04 February 2023 12:05 WIB, 2023
Elon Musk kenakan batik Sulawesi Tengah saat bicara secara virtual di KTT B20
14 November 2022 11:43 WIB, 2022
Luhut undang Elon Musk untuk hadiri G20 saat kunjungi pabrik Tesla di AS
26 April 2022 22:26 WIB, 2022
Terpopuler - Otomotif
Lihat Juga
Program Daifit, sembilan konsumen Daihatsu dapat kesempatan undian umroh
07 March 2024 22:41 WIB, 2024
Airlangga targetkan 200.000 mobil listrik terjual di Indonesia tiap tahun
06 February 2024 5:27 WIB, 2024