Omicron serang Wuhan menjalar ke tiga kota
Kamis, 24 Februari 2022 9:58 WIB
Warga mengantre untuk pengujian asam nukleat di kompleks perumahan saat kasus baru penyakit virus corona (COVID-19) muncul di Wuhan, provinsi Hubei, Cina, Selasa (22/2/2022). China Daily via REUTERS/aww/sad. (VIA REUTERS/CHINA DAILY)
Beijing (ANTARA) - Kota Wuhan sebagai tempat pertama kali ditemukannya kasus COVID-19 pada akhir tahun 2019 kembali diserang wabah penyakit yang menyerang saluran pernapasan itu, namun kali ini varian Omicron yang kemudian menjalar ke tiga kota lainnya di China.
Dalam tiga hari berturut-turut sejak Senin (21/2), di Ibu Kota Provinsi Hubei itu telah ditemukan 23 kasus positif COVID-19 yang diduga varian Omicron.
Sembilan kasus baru pada Selasa (22/2) dan Rabu (23/2) merupakan kontak dekat, demikian otoritas kesehatan Wuhan kepada pers, Rabu.
Kasus Omicron pertama di Wuhan ditemukan dari forum pelatihan karyawan kosmetik.
Kasus tersebut menjalar hingga Beijing karena salah satu peserta pelatihan menumpang kereta api sepulang dari Wuhan.
Sampai saat ini lebih dari 720.000 warga Wuhan telah menjalani tes PCR.
Sejak Omicron ditemukan di Wuhan pada Senin telah terdata 663 kontak dekat dan 3.018 kontak sekunder yang semuanya telah dikarantina.
Salah satu hotel di Distrik Wuchang dan satu gedung kompleks permukiman warga di Distrik Jiangan sebagai tempat pelatihan karyawan telah dinyatakan sebagai kawasan berisiko tinggi COVID-19.
Selain Beijing, kasus Omicron di Wuhan menjalar ke Qingdao (Provinsi Shandong) dan Shijiazhuang (Provinsi Hebei).
Pelatihan karyawan kosmetik tersebut diikuti oleh 66 orang, sebanyak 24 di antaranya telah meninggalkan Wuhan, demikian otoritas kesehatan setempat.
Dalam tiga hari berturut-turut sejak Senin (21/2), di Ibu Kota Provinsi Hubei itu telah ditemukan 23 kasus positif COVID-19 yang diduga varian Omicron.
Sembilan kasus baru pada Selasa (22/2) dan Rabu (23/2) merupakan kontak dekat, demikian otoritas kesehatan Wuhan kepada pers, Rabu.
Kasus Omicron pertama di Wuhan ditemukan dari forum pelatihan karyawan kosmetik.
Kasus tersebut menjalar hingga Beijing karena salah satu peserta pelatihan menumpang kereta api sepulang dari Wuhan.
Sampai saat ini lebih dari 720.000 warga Wuhan telah menjalani tes PCR.
Sejak Omicron ditemukan di Wuhan pada Senin telah terdata 663 kontak dekat dan 3.018 kontak sekunder yang semuanya telah dikarantina.
Salah satu hotel di Distrik Wuchang dan satu gedung kompleks permukiman warga di Distrik Jiangan sebagai tempat pelatihan karyawan telah dinyatakan sebagai kawasan berisiko tinggi COVID-19.
Selain Beijing, kasus Omicron di Wuhan menjalar ke Qingdao (Provinsi Shandong) dan Shijiazhuang (Provinsi Hebei).
Pelatihan karyawan kosmetik tersebut diikuti oleh 66 orang, sebanyak 24 di antaranya telah meninggalkan Wuhan, demikian otoritas kesehatan setempat.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nama novelis "Wuhan Diary" dihapus dari daftar Asosiasi Penulis China
19 December 2021 7:53 WIB, 2021
Peneliti China sebut COVID telah menyebar di AS sejak September 2019
24 September 2021 12:17 WIB, 2021
Sejumlah warga Kota Bandarlampung keluhkan sulit mendapatkan vaksinasi COVID-19
22 July 2021 15:56 WIB, 2021
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pesawat tabrakan dengan mobil pemadam di Bandara LaGuardia, pilot-kopilot tewas
24 March 2026 7:37 WIB