Mukomuko, Bengkulu (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyebutkan sampai sekarang baru sebanyak 1.198 anak usia 6-11 tahun dari 20.500 anak di daerah ini yang telah menerima vaksin dosis I.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu, menyebutkan, sebanyak 1.198 anak yang menerima vaksin dosis I tersebut tersebar di sejumlah wilayah daerah ini.

Ia mengatakan, dari 1.198 anak usia 6-11 tahun yang menerima vaksin dosis I baru satu orang di antaranya yang telah menerima vaksin dosis II.
 
Selanjutnya petugas kesehatan yang tersebar di 17 Puskesmas di daerah ini bersama dengan kepolisian resor setempat, dan kodim akan terus melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi anak-anak.
 
Ia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi anak disesuaikan dengan jadwal masing-masing kecamatan di daerah ini karena lintas sektor dalam kegiatan ini sekolah dan kecamatan.
 
Kemudian petunjuk teknis vaksinasi bagi anak umur 6-11 tahun harus didampingi orang tua.
 
Terkait dengan persyaratan sekolah mengadakan belajar tatap muka, ia mengatakan, kalau sampai 1 Februari 2022 belum vaksin, maka kegiatan belajar mengajar secara tatap muka ditunda.
 
Ia menargetkan vaksinasi COVID-19 kepada sedikitnya 20.500 anak usia 6-11 tahun di daerah ini selesai bulan Februari 2022.
 
"Kami targetkan Januari 2022 dosis 1 dan Februari dosis II beres, sehingga bulan Februari 'clear', sudah beres semua kegiatan pemberian vaksinasi kepada anak-anak," ujarnya.
 
Sementara itu, sampai sekarang sebanyak 111.230 orang atau 67,74 persen dari 164.208 warga setempat yang telah menerima vaksin dosis I.
 
Sebanyak 111.230 orang ini terdiri atas 1.391 tenaga kesehatan 85.029 petugas pelayan publik, 5.581 warga lanjut usia (lansia), dan remaja berumur 12-17 tahun sebanyak 12.729 orang, anak-anak 6-11 tahun sebanyak 1.198 orang, dan sebanyak 5.302 warga terima vaksin gotong-royong.
 
Ia menyebutkan, 85.029 petugas pelayan publik yang telah menjalani vaksinasi terdiri atas personel Kodim, Polres, Brimob, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, KPPN, Pengadilan Agama, wartawan, BPJS, pegawai pemerintah, BRI, dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab setempat dan masyarakat umum.
 
Namun, dari sebanyak 111.230 warga, baru 57.392 orang yang telah menerima penyuntikan vaksinasi COVID-19 secara lengkap, yakni dosis I dan dosis II, yang terdiri atas 1.233 tenaga kesehatan, 41.229 petugas pelayan publik, dan 2.866 lansia, dan remaja sebanyak 6.769 orang, satu anak usia 6-11 tahun, dan 5.295 orang menerima vaksin gotong-royong.

Pewarta : Ferri Aryanto
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2024