Petenis kembar Ana dan Ani bertekad balas dendam dalam nomor perorangan
Senin, 4 Oktober 2021 8:13 WIB
Tim tenis beregu putri DKI Jakarta berpose dengan medali perak yang mereka dapatkan dari nomor beregu putri PON Papua di Jayapura, Papua, Minggu (3/10/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/tom.
Jayapura (ANTARA) - Petenis kembar Fitriani Sabatini dan Fitriana Sabrina berniat membalas kekalahannya dalam laga final nomor beregu putri di Sian Soor Tennis Center, halaman kantor Wali Kota Jayapura, Minggu malam.
Petenis yang akrab disapa Ani dan Ana itu memperkuat tim putri DKI Jakarta yang kalah 1-2 melawan Jawa Timur sehingga harus puas dengan medali perak.
Dalam partai tunggal pertama, Ani yang berhadapan dengan Aldila Sutjiadi, menyerah 1-6, 6-4, 6-7. Begitu juga pada partai ganda, Ani yang berpasangan dengan Ana takluk 6-4, 2-6 (7-10) kepada Aldila/Jessy Rompies.
"Udah sering kali ketemu mereka tapi kalahnya tipis terus gitu lho," kata Ani kepada ANTARA.
"Kaki agak kram. Harusnya tadi bisa," kata Ana.
Keduanya sepakat membalas kekalahan dengan bertanding lebih baik lagi dalam nomor perorangan. "Pengen banget bantai," kata Ani.
Ani akan turun dalam nomor perorangan tunggal dan ganda putri, sementara Ana dalam ganda putri dan ganda campuran.
Ani akan menghadapi Oxi Gravitas Putri dari Jawa Barat, Senin. Sementara, Ana yang berpasangan dengan Faried dalam ganda campuran akan dijajal Priska M Nugroho/Esmiid M Ridho dari Papua hari ini.
Babak penyisihan nomor perorangan telah dimulai Jumat 1 Oktober dengan tiga wakil Jawa Barat meraih hasil positif.
Pada babak kedua hari ini, sejumlah bintang akan bertanding, di antaranya David Anthony Susanto, yang membela Jawa Timur. Dia akan berhadapan dengan Panji Setiawan dari NTB dalam tunggal putra.
David juga akan bermain dalam ganda putra bersama Christopher Rungkat untuk melawan Endrawan Susanto/Nauvado Jagatra dari DKI Jakarta.
Mereka yang menang pada babak kedua akan melaju ke perempat final.
Petenis yang akrab disapa Ani dan Ana itu memperkuat tim putri DKI Jakarta yang kalah 1-2 melawan Jawa Timur sehingga harus puas dengan medali perak.
Dalam partai tunggal pertama, Ani yang berhadapan dengan Aldila Sutjiadi, menyerah 1-6, 6-4, 6-7. Begitu juga pada partai ganda, Ani yang berpasangan dengan Ana takluk 6-4, 2-6 (7-10) kepada Aldila/Jessy Rompies.
"Udah sering kali ketemu mereka tapi kalahnya tipis terus gitu lho," kata Ani kepada ANTARA.
"Kaki agak kram. Harusnya tadi bisa," kata Ana.
Keduanya sepakat membalas kekalahan dengan bertanding lebih baik lagi dalam nomor perorangan. "Pengen banget bantai," kata Ani.
Ani akan turun dalam nomor perorangan tunggal dan ganda putri, sementara Ana dalam ganda putri dan ganda campuran.
Ani akan menghadapi Oxi Gravitas Putri dari Jawa Barat, Senin. Sementara, Ana yang berpasangan dengan Faried dalam ganda campuran akan dijajal Priska M Nugroho/Esmiid M Ridho dari Papua hari ini.
Babak penyisihan nomor perorangan telah dimulai Jumat 1 Oktober dengan tiga wakil Jawa Barat meraih hasil positif.
Pada babak kedua hari ini, sejumlah bintang akan bertanding, di antaranya David Anthony Susanto, yang membela Jawa Timur. Dia akan berhadapan dengan Panji Setiawan dari NTB dalam tunggal putra.
David juga akan bermain dalam ganda putra bersama Christopher Rungkat untuk melawan Endrawan Susanto/Nauvado Jagatra dari DKI Jakarta.
Mereka yang menang pada babak kedua akan melaju ke perempat final.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKSDA Maluku selamatkan 13 ekor nuri kepala hitam Papua dari penyelundupan
05 September 2025 19:00 WIB
Paskibraka heroik Papua Barat Daya berterima kasih atas hadiah motor dari Menkum
20 August 2025 14:54 WIB
Gempa 8,7 M di Rusia, BMKG minta warga jauhi pantai sampai waktu tiba tsunami
30 July 2025 10:37 WIB