Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mencatat telah ada 400 orang pemudik dinyatakan negatif COVID-19 selama pengetatan mobilitas masyarakat antarpulau.

"Total terakhir mandatory tes pada tanggal 31 Mei ada 1.351 pemudik yang positif COVID-19, dan 400 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh dari COVID-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana di Bandarlampung, Rabu.

Dia menjelaskan 400 orang pemudik yang telah dinyatakan negatif COVID-19 tersebut telah diperbolehkan kembali ketempat asal masing-masing.

Baca juga: Dinsos Lampung mulai data "orang dengan gangguan jiwa" untuk peroleh vaksinasi COVID-19

"Sudah boleh kembali ke tempat masing-masing setelah mendapatkan perawatan serta menjalankan isolasi selama 10 hari," ucapnya.

Menurutnya, 400 orang pemudik asal luar atau dalam Lampung yang sebelumnya terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut kini rata-rata telah CT Value diatas 35 atau dapat diartikan jumlah virus dalam tubuh berkurang.

"Mereka sudah kami tes usap ulang, dan rata-rata CT Value tes usap diatas 35, namun sebelum pulang kita telah edukasi tentang protokol kesehatan terlebih dahulu," katanya.

Baca juga: Kasus kematian akibat COVID-19 di Lampung bertambah 13

Ia mengatakan untuk pemudik yang dinyatakan belum pulih dari COVID-19 masih dalam masa isolasi di sejumlah tempat isolasi.

"Yang masih positif COVID-19 kita masih isolasi, untuk tempat isolasi kita juga telah bekerjasama dengan PHRI untuk meminjam sejumlah hotel untuk karantina, karena telah ada 400 orang yang dinyatakan sembuh maka kapasitas tempat isolasi pun masih mencukupi untuk menampung pemudik yang positif COVID-19," ujarnya pula.

Reihana melanjutkan pengawasan dan perawatan pemudik yang masih dalam masa pemulihan ataupun isolasi masih akan terus dilakukan.

"Kita masih memantau serta merawat pemudik yang belum sembuh, hal tersebut akan dilakukan hingga mereka sembuh dan dinyatakan negatif dari COVID-19," katanya.

Baca juga: Satgas COVID-19 minta penyekatan di Bakauheni diperpanjang

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung selama periode pengetatan mobilitas masyarakat guna mencegah persebaran COVID-19 antarpulau pada 15-31 Mei  tercatat 1.351 pemudik yang dinyatakan positif COVID-19 setelah melakukan tes cepat antigen di 7 pos penyekatan. 

Diketahui pemudik asal Jawa Barat menjadi penyumbang terbanyak kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dengan presentase 21,84 persen atau bila dikonversi ada sebanyak 295 orang, sedangkan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 terbanyak kedua dengan persentase 20,73 persen merupakan warga Lampung.


 

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2024