BBKSDA Sumut siap terima orangutan selundupan dari Lampung
Senin, 3 Mei 2021 23:33 WIB
Pemerintah harus melindungi orangutan Sumatera (Pongo Abelii) satwa langka dari praktik penyelundupan dan perdagangan. (ANTARA/HO)
Medan (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara siap menerima dua ekor orangutan Sumatera (Pongo Abelii) berasal dari Lubuk Pakam yang gagal diselundupkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, untuk proses rehabilitasi.
Kepala BBKSDA Sumut Hotmauli Sianturi melalui Kepala Tata Usaha Teguh Setiawan ketika dikonfirmasi, Senin, mengatakan kedua orangutan itu nantinya dapat dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Information Center (YOSL-OIC) mitra kerja sama dengan BBKSDA Sumut, di Bukit Mas Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Teguh menyebutkan, kedua orangutan tersebut akan menjalani proses karantina dan rehabilitasi, sebelum nantinya dilepasliarkan ke habitat alam satwa itu.
Baca juga: Karantina Pertanian Lampung gagalkan penyelundupan dua anak orangutan
"Kasus orangutan itu merupakan hasil pengembangan dari penangkapan di Bakauheni oleh BKSDA Lampung dan tim gabungan," ujarnya.
Sebelumnya, Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung di Provinsi Lampung menggagalkan penyelundupan dua ekor anak orangutan Sumatera di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
"Senin malam, kami menggagalkan penyelundupan satwa dilindungi yakni dua ekor anak orangutan di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni," ujar Subkoordinator Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung Akhir Santoso melalui keterangan tertulis, di Bandarlampung, Selasa (27/4).
Baca juga: Balai Karantina Pertanian Lampung gagalkan penyelundupan 2.438 ekor satwa ilegal
Ia mengatakan diketahui kedua satwa dilindungi tersebut berasal dari Lubuk Pakam, Sumatera Utara, dengan tujuan penyelundupan ke Tangerang, Banten.
"Orangutan Sumatera (Pongo abelii) merupakan satwa langka yang harus dilindungi, dan dua ekor anak orangutan ini diperkirakan berusia satu tahun," katanya lagi. Menurutnya, kedua ekor anak orangutan tersebut diselundupkan menggunakan keranjang buah berukuran kecil dan ditempatkan di bagasi bus.*
Kepala BBKSDA Sumut Hotmauli Sianturi melalui Kepala Tata Usaha Teguh Setiawan ketika dikonfirmasi, Senin, mengatakan kedua orangutan itu nantinya dapat dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Information Center (YOSL-OIC) mitra kerja sama dengan BBKSDA Sumut, di Bukit Mas Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Teguh menyebutkan, kedua orangutan tersebut akan menjalani proses karantina dan rehabilitasi, sebelum nantinya dilepasliarkan ke habitat alam satwa itu.
Baca juga: Karantina Pertanian Lampung gagalkan penyelundupan dua anak orangutan
"Kasus orangutan itu merupakan hasil pengembangan dari penangkapan di Bakauheni oleh BKSDA Lampung dan tim gabungan," ujarnya.
Sebelumnya, Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung di Provinsi Lampung menggagalkan penyelundupan dua ekor anak orangutan Sumatera di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
"Senin malam, kami menggagalkan penyelundupan satwa dilindungi yakni dua ekor anak orangutan di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni," ujar Subkoordinator Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung Akhir Santoso melalui keterangan tertulis, di Bandarlampung, Selasa (27/4).
Baca juga: Balai Karantina Pertanian Lampung gagalkan penyelundupan 2.438 ekor satwa ilegal
Ia mengatakan diketahui kedua satwa dilindungi tersebut berasal dari Lubuk Pakam, Sumatera Utara, dengan tujuan penyelundupan ke Tangerang, Banten.
"Orangutan Sumatera (Pongo abelii) merupakan satwa langka yang harus dilindungi, dan dua ekor anak orangutan ini diperkirakan berusia satu tahun," katanya lagi. Menurutnya, kedua ekor anak orangutan tersebut diselundupkan menggunakan keranjang buah berukuran kecil dan ditempatkan di bagasi bus.*
Pewarta : Munawar Mandailing
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
ANTARA perkuat publikasi untuk percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:24 WIB
Kanwil Ditjenpas Lampung: Hasil panen raya UPT untuk korban bencana Sumatera
15 January 2026 18:39 WIB
Dompet Dhuafa renovasi sejumlah sekolah pada masa pemulihan pasca-bencana Sumatera
13 January 2026 7:51 WIB
Persib dan APPI salurkan donasi ke korban bencana Sumatera melalui Dompet Dhuafa
11 January 2026 17:41 WIB
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
BMKG prakirakan kota-kota besar di Indonesia, termasuk Lampung diguyur hujan
26 January 2025 7:40 WIB, 2025
DMC Dompet Dhuafa membuka pos bagi penyintas erupsi Gunung Ibu Halmahera
24 January 2025 10:21 WIB, 2025
BMKG prakirakan hujan guyur mayoritas wilayah Indonesia, termasuk Bandarlampung
22 January 2025 5:35 WIB, 2025
BNPB lakukan operasi modifikasi cuaca untuk kurangi banjir di Bandarlampung
20 January 2025 12:11 WIB, 2025
Jihan Nurlela sebut perlu revitalisasi mangrove untuk maksimalkan ekowisata
12 January 2025 5:06 WIB, 2025