Jakarta (ANTARA) - Pejabat dari Institut Butantan pemerintah Negara Bagian Sao Paulo menolak untuk menentukan tingkat kemanjuran dari percobaan yang mereka pimpin dengan 13.000 sukarelawan, dengan alasan kewajiban kontrak dengan Sinovac.

Namun, mereka mengatakan, bagaimanapun, vaksin itu cukup efektif melawan virus corona baru sehingga disetujui untuk penggunaan darurat di Brazil.

Regulator kesehatan Brazil, Anvisa, telah menetapkan tingkat kemanjuran setidaknya 50 persen untuk vaksin dalam pandemi.

"Tujuan kami adalah lebih dari 50 persen. Jika 51 persen, itu akan menjadi penting bagi kita, terutama karena kita hidup pada saat krisis kesehatan," kata Sekretaris Kesehatan Sao Paulo Jean Gorinchteyn.

"Bagi kami, ini akan menjadi momen untuk merayakannya" katanya sebagaimana dikutip dari  Reuters.

Baca juga: Brazil: Kemanjuran CoronaVac China di atas 50 persen