Konsumsi cabai bisa perpanjang usia benarkah?
Kamis, 26 November 2020 17:55 WIB
Ilustrasi cabai merah (pixabay)
Jakarta (ANTARA) - Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa semua makanan pedas dapat membantu seseorang terhindar dari penyakit jantung atau kanker, sehingga memungkinkan untuk hidup lebih lama.
Penelitian terbaru ini menganalisis lebih dari 4.729 studi sebelumnya dari lima database kesehatan global terkemuka, yang mencakup catatan kesehatan dan pola makan lebih dari 570.000 orang di Amerika, China, Iran, dan Italia.
Mereka menemukan bahwa orang yang makan cabai memiliki risiko yang lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit jantung, kanker dan penyakit kronis lainnya hingga 26 persen, seperti dilaporkan laman Health.
Penelitian sebelumnya juga telah menemukan bahwa cabai (yang banyak varietasnya, termasuk cabai rawit dan jalapeno) dapat memiliki efek pengaturan antiinflamasi, antioksidan, antikanker, dan mengatur glukosa darah. Berikut ini adalah beberapa manfaat cabai bagi kesehatan.
1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Ahli kesehatan bersertifikat asal Amerika Serikat Tanya B. Freirich mengatakan cabai merah, termasuk cabai rawit, merupakan salah satu sumber vitamin A.
"Vitamin A diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat, dan juga dikenal untuk membantu kesehatan mata," kata Tanya.
Selain itu ahli gizi sekaligus penulis buku "The Protein-Packed Breakfast Club" Lauren Harris-Pincus, menyebutkan bahwa cabai juga mengandung vitamin C yang sangat tinggi sehingga membantu fungsi kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka.
2. Perlindungan dari radikal bebas
Vitamin A juga merupakan antioksidan yang kuat, seperti juga flavonoid seperti beta karoten, lutein, zeaxanthin, dan cryptoxanthin, yang semuanya terkandung di dalam cabai.
Harris-Pincus mengatakan zat-zat tersebut membantu melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang dihasilkan akibat stres dan memicu kerusakan sel tubuh dan berbagai penyakit kronis.
3. Menurunkan kadar kolesterol "jahat"
Cabai rawit dikenal untuk menurunkan kolesterol darah dan kolesterol "jahat" atau LDL serta trigliserida, namun mampu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan mencegah penyumbatan darah, sehingga membantu mencegah serangan jantung dan stroke.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One pada tahun 2017, menemukan bahwa konsumsi cabai merah dikaitkan dengan penurunan angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke hingga 13 persen.
4. Meningkatkan metabolisme
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, lebih dari dua pertiga orang dewasa yang kelebihan berat badan atau obesitas, sementara makanan pedas yang mengandung cabai dapat meningkatkan metabolisme mereka sehingga terhindar dari risiko tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung koroner.
Kendati demikian, Harris-Pincus mengingatkan bahwa kondisi ini juga harus disertai dengan pola makan yang sehat, istirahat cukup, serta olahraga ringan teratur.
"Konsumsi cabai pada penderita obesitas dapat membantu meningkatkan metabolisme, sehingga dapat membakar lebih banyak kalori baik saat istirahat maupun selama olahraga, dan dapat meningkatkan jumlah lemak yang dibakar," kata Harris-Pincus.
Penelitian terbaru ini menganalisis lebih dari 4.729 studi sebelumnya dari lima database kesehatan global terkemuka, yang mencakup catatan kesehatan dan pola makan lebih dari 570.000 orang di Amerika, China, Iran, dan Italia.
Mereka menemukan bahwa orang yang makan cabai memiliki risiko yang lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit jantung, kanker dan penyakit kronis lainnya hingga 26 persen, seperti dilaporkan laman Health.
Penelitian sebelumnya juga telah menemukan bahwa cabai (yang banyak varietasnya, termasuk cabai rawit dan jalapeno) dapat memiliki efek pengaturan antiinflamasi, antioksidan, antikanker, dan mengatur glukosa darah. Berikut ini adalah beberapa manfaat cabai bagi kesehatan.
1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Ahli kesehatan bersertifikat asal Amerika Serikat Tanya B. Freirich mengatakan cabai merah, termasuk cabai rawit, merupakan salah satu sumber vitamin A.
"Vitamin A diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat, dan juga dikenal untuk membantu kesehatan mata," kata Tanya.
Selain itu ahli gizi sekaligus penulis buku "The Protein-Packed Breakfast Club" Lauren Harris-Pincus, menyebutkan bahwa cabai juga mengandung vitamin C yang sangat tinggi sehingga membantu fungsi kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka.
2. Perlindungan dari radikal bebas
Vitamin A juga merupakan antioksidan yang kuat, seperti juga flavonoid seperti beta karoten, lutein, zeaxanthin, dan cryptoxanthin, yang semuanya terkandung di dalam cabai.
Harris-Pincus mengatakan zat-zat tersebut membantu melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang dihasilkan akibat stres dan memicu kerusakan sel tubuh dan berbagai penyakit kronis.
3. Menurunkan kadar kolesterol "jahat"
Cabai rawit dikenal untuk menurunkan kolesterol darah dan kolesterol "jahat" atau LDL serta trigliserida, namun mampu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan mencegah penyumbatan darah, sehingga membantu mencegah serangan jantung dan stroke.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One pada tahun 2017, menemukan bahwa konsumsi cabai merah dikaitkan dengan penurunan angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke hingga 13 persen.
4. Meningkatkan metabolisme
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, lebih dari dua pertiga orang dewasa yang kelebihan berat badan atau obesitas, sementara makanan pedas yang mengandung cabai dapat meningkatkan metabolisme mereka sehingga terhindar dari risiko tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung koroner.
Kendati demikian, Harris-Pincus mengingatkan bahwa kondisi ini juga harus disertai dengan pola makan yang sehat, istirahat cukup, serta olahraga ringan teratur.
"Konsumsi cabai pada penderita obesitas dapat membantu meningkatkan metabolisme, sehingga dapat membakar lebih banyak kalori baik saat istirahat maupun selama olahraga, dan dapat meningkatkan jumlah lemak yang dibakar," kata Harris-Pincus.
Pewarta : Maria Rosari Dwi Putri
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SPPG Sindang Sari Lampung beri klarifikasi tentang video viral MBG tak layak
15 January 2026 11:30 WIB
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Akar Hotel dan Resort gelar "seasson of test" menu spesial Imlek dan Ramadan
31 January 2026 6:11 WIB
Iftar Ramadhan di Emersia Hotel dan Resort hanya Rp245.000 bisa makan sepuasnya
11 March 2025 8:46 WIB
Santika Indonesia Hotels dan Resorts bagi puluhan hadiah di Ramadhan Exclusive Sale
04 March 2025 9:48 WIB
Bukber sambil berbagi: Saung Kabayan Golden Tulip Springhill donasikan pembelian ke panti asuhan
03 March 2025 10:44 WIB