Pemprov Sulsel hadirkan Program Wisata Duta COVID-19 di beberapa daerah
Selasa, 27 Oktober 2020 8:50 WIB
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel Husny. (ANTARA/Nur Suhra Wardyah)
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) akan menghadirkan Program Wisata Duta COVID-19 di beberapa kabupaten/kota di berbagai daerah dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Program Wisata COVID-19 yang sebelumnya dipusatkan di berbagai hotel di Kota Makassar itu, kini akan dihadirkan pada empat kabupaten se-Sulsel, yakni Kota Palopo, Kabupaten Wajo, Kota Parepare dan Kabupaten Bantaeng.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel, Husny Thamrin di Makassar, Senin menyatakan bahwa hasil kesembuhan melalui isolasi pada Program Wisata COVID-19 sangat tinggi yakni mencapai 94 persen.
Oleh karena itu, sebagai upaya keberlanjutan penanganan COVID-19 di Sulsel, maka direncanakan program Wisata COVID-19 hadir di daerah-daerah. Hal ini juga berdasar pada keluhan masyarakat yang terlalu jauh untuk mendapat perawatan intensif (isolasi) di Makassar.
"Cuma kendalanya memang, keluhan masyarakat terlalu jauh kalau mereka harus dibawa ke Makassar, makanya segera mungkin kita akan lakukan di kabupaten, tetap dalam kordinir Pemprov Sulsel," katanya.
Baca juga: Menko Luhut mengapresiasi inovasi Program Wisata COVID-19 di Sulsel
Kata Husny, program Wisata COVID-19 harus tetap jalan untuk menekan penularan virus corona di masyarakat khususnya pada cluster rumah tangga.
Dinas Kesehatan Sulsel mencatat jumlah peserta Wisata COVID-19 Sulsel hingga 25 Oktober mencapai 6.039 orang, sedangkan pasien COVID-19 sementara dalam perawatan berjumlah 162 orang.
Selain itu pasien yang telah seelesai dirawat pada Wisata COVID-19 berjumlah 5.877 orang, 62 orang di antaranya telah dirujuk ke rumah sakit dan dinyatakan sehat sebanyak 5.815 orang yang 4.130 orang di antaranya sembuh dari hasil swab positif sebelumnya.
"Makanya arahan pak Gubernur, bagaimana dilakukan dengan cara regionalisasi, artinya diadakan di daerah namun tetap jadi tanggungjawab Pemprov Sulsel, supaya yang dari Luwu tidak terlalu jauh ke Makassar tetapi dibawa ke Kota Palopo," ujarnya.
Sementara pada bagian Selatan Makassar, seperti Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Selayar akan dipusatkan di Kabupaten Bantaeng.
Selain itu, Wisata COVID-19 yang akan berlangsung di hotel tersebut juga akan hadir di Kota Parepare dan Kabupaten Wajo dengan mekanisme pelaksanaan serupa di Kota Makassar.
Baca juga: Ratusan peserta wisata COVID-19 dinyatakan sehat dan kembali ke rumah
Program Wisata COVID-19 yang sebelumnya dipusatkan di berbagai hotel di Kota Makassar itu, kini akan dihadirkan pada empat kabupaten se-Sulsel, yakni Kota Palopo, Kabupaten Wajo, Kota Parepare dan Kabupaten Bantaeng.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel, Husny Thamrin di Makassar, Senin menyatakan bahwa hasil kesembuhan melalui isolasi pada Program Wisata COVID-19 sangat tinggi yakni mencapai 94 persen.
Oleh karena itu, sebagai upaya keberlanjutan penanganan COVID-19 di Sulsel, maka direncanakan program Wisata COVID-19 hadir di daerah-daerah. Hal ini juga berdasar pada keluhan masyarakat yang terlalu jauh untuk mendapat perawatan intensif (isolasi) di Makassar.
"Cuma kendalanya memang, keluhan masyarakat terlalu jauh kalau mereka harus dibawa ke Makassar, makanya segera mungkin kita akan lakukan di kabupaten, tetap dalam kordinir Pemprov Sulsel," katanya.
Baca juga: Menko Luhut mengapresiasi inovasi Program Wisata COVID-19 di Sulsel
Kata Husny, program Wisata COVID-19 harus tetap jalan untuk menekan penularan virus corona di masyarakat khususnya pada cluster rumah tangga.
Dinas Kesehatan Sulsel mencatat jumlah peserta Wisata COVID-19 Sulsel hingga 25 Oktober mencapai 6.039 orang, sedangkan pasien COVID-19 sementara dalam perawatan berjumlah 162 orang.
Selain itu pasien yang telah seelesai dirawat pada Wisata COVID-19 berjumlah 5.877 orang, 62 orang di antaranya telah dirujuk ke rumah sakit dan dinyatakan sehat sebanyak 5.815 orang yang 4.130 orang di antaranya sembuh dari hasil swab positif sebelumnya.
"Makanya arahan pak Gubernur, bagaimana dilakukan dengan cara regionalisasi, artinya diadakan di daerah namun tetap jadi tanggungjawab Pemprov Sulsel, supaya yang dari Luwu tidak terlalu jauh ke Makassar tetapi dibawa ke Kota Palopo," ujarnya.
Sementara pada bagian Selatan Makassar, seperti Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Selayar akan dipusatkan di Kabupaten Bantaeng.
Selain itu, Wisata COVID-19 yang akan berlangsung di hotel tersebut juga akan hadir di Kota Parepare dan Kabupaten Wajo dengan mekanisme pelaksanaan serupa di Kota Makassar.
Baca juga: Ratusan peserta wisata COVID-19 dinyatakan sehat dan kembali ke rumah
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes didakwa rugikan negara Rp319 M
04 February 2025 22:52 WIB, 2025
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022