Dua tenaga medis di Aceh terinfeksi COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 20:44 WIB
Arsip Foto - Petugas medis mengambil sampel swab tenggorokan salah seorang warga dalam pemeriksaan swab massal terkait COVID-19 di Kota Banda Aceh, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Khalis)
Banda Aceh (ANTARA) - Dua tenaga medis dan tiga warga Provinsi Aceh lainnya dinyatakan positif COVID-19, sehingga total warga provinsi paling barat Indonesia itu yang terpapar virus corona mencapai 95 orang sejak terdeteksi kasus perdana pada Maret lalu.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh dr Azharuddin, membenarkan penambahan lima kasus baru COVID-19 di daerah Tanah Rencong. Kelima pasien itu sedang dalam penanganan tim medis rumah sakit setempat.
"Iya (ada penambahan lima kasus COVID-19, red)," kata dr Azharuddin saat dihubungi di Banda Aceh, Sabtu.
Dia menjelaskan, dua pria yang berprofesi sebagai tenaga medis, hingga kemudian terpapar virus corona itu berinisial BM dan TY, keduanya berdomisili di wilayah Kota Banda Aceh.
Namun, Azhar mengaku belum menerima informasi secara detail terkait tempat tugas kedua tenaga medis, yang akhirnya bisa tertular virus corona tersebut.
"Kami akan tracing (melacak) kontak dekat, yang harus di-swab ratusan orang jumlahnya," kata Azhar.
Tiga warga lainnya yang terpapar COVID-19 yakni Sun, pasien di RSUD Zainoel Abidin, RA warga asal Aceh Jaya dan ZZ, laki-laki asal warga Banda Aceh. RA dan ZZ sempat dirawat di RS Meuraxa karena keluhan batuk dan demam.
Ketiganya dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil uji sampel usap (swab) di Laboratorium Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.
Secara kumulatif Aceh melaporkan 95 kasus COVID-19 diantaranya 54 orang telah dinyatakan sembuh, tiga orang meninggal dunia, dan selebihnya masih dalam penanganan medis.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh dr Azharuddin, membenarkan penambahan lima kasus baru COVID-19 di daerah Tanah Rencong. Kelima pasien itu sedang dalam penanganan tim medis rumah sakit setempat.
"Iya (ada penambahan lima kasus COVID-19, red)," kata dr Azharuddin saat dihubungi di Banda Aceh, Sabtu.
Dia menjelaskan, dua pria yang berprofesi sebagai tenaga medis, hingga kemudian terpapar virus corona itu berinisial BM dan TY, keduanya berdomisili di wilayah Kota Banda Aceh.
Namun, Azhar mengaku belum menerima informasi secara detail terkait tempat tugas kedua tenaga medis, yang akhirnya bisa tertular virus corona tersebut.
"Kami akan tracing (melacak) kontak dekat, yang harus di-swab ratusan orang jumlahnya," kata Azhar.
Tiga warga lainnya yang terpapar COVID-19 yakni Sun, pasien di RSUD Zainoel Abidin, RA warga asal Aceh Jaya dan ZZ, laki-laki asal warga Banda Aceh. RA dan ZZ sempat dirawat di RS Meuraxa karena keluhan batuk dan demam.
Ketiganya dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil uji sampel usap (swab) di Laboratorium Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.
Secara kumulatif Aceh melaporkan 95 kasus COVID-19 diantaranya 54 orang telah dinyatakan sembuh, tiga orang meninggal dunia, dan selebihnya masih dalam penanganan medis.
Pewarta : Khalis Surry
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
ANTARA minta maaf terkait kesalahan berita "pemerintah setop penerbangan luar negeri"
18 March 2026 4:42 WIB
Wamenkomdigi sebut ANTARA punya peran penting dalam publikasi program pemerintah
20 January 2026 17:45 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Wamen Koperasi dorong koperasi di Lampung Timur kelola komoditas unggulan daerah
05 May 2026 7:18 WIB
Pemkot Jakarta Utara tangkap 493 kg ikan sapu-sapu guna Jaga ekosistem perairan
29 April 2026 8:59 WIB