Jakarta (ANTARA) - Foxconn, salah satu pemasok untuk Apple Inc, menyatakan akan tetap memenuhi tuntutan produksi di tengah wabah virus corona di China.
"Kami mengonfirmasi bahwa kami memiliki langkah-langkah untuk memastikan terus dapat memenuhi kewajiban manufaktur global," kata Foxconn, dikutip dari Reuters.
Foxconn tidak menyebutkan secara spesifik mengenai produksi mereka, namun perusahaan tersebut sejak lama memproduksi iPhone untuk Apple.
Foxcon mengatakan pabrik-pabrik mereka di China mengikuti jadwal libur yang ditetapkan dan akan beroperasi ketika semua perusahaan mulai menerapkan jam operasional standard.
Baca juga: Ilmuwan Australia sukses kembangkan virus corona baru
Foxconn memiliki satu pabrik besar di Wuhan, tempat virus corona berasal.
CEO Apple Tim Cook mengatakan mereka memiliki pemasok di wilayah Wuhan, namun, ada alternatif.
"Situasi ini terus bermunculan, kami masih mengumpulkan data-data dan terus mengawasi dengan ketat," kata Cook.
Setelah libur Tahun Baru Imlek, pabrik-pabrik di luar kota Wuhan tidak akan buka sampai 10 Februari mendatang. Cook sudah mengantisipasi akan ada perubahan di perkiraan pendapatan mereka.
Baca juga: Kematian pertama akibat virus corona di Beijing
Produksi iPhone di China tidak terganggu corona
Rabu, 29 Januari 2020 15:34 WIB
iPhone 11 (ANTARA/Arindra Meodia)
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jelang peluncuran iPhone 13, Foxconn kesulitan dapatkan 200 ribu pekerja baru
28 August 2021 13:37 WIB, 2021
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
OPPO A6 Pro bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti powerbank
07 October 2025 19:55 WIB
Samsung debutkan Galaxy Tab S10 Lite secara global, yang diperkaya dengan fitur AI
12 September 2025 12:41 WIB