BMKG mendeteksi dua bibit siklon tropis di selatan Indonesia
Senin, 6 Januari 2020 5:54 WIB
Pantauan dua bibit siklon tropis yang muncul di wilayah selatan Indonesia. (ANTARA/HO/BMKG)
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi munculnya dua bibit siklon tropis, yaitu “91S” di Samudra Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Timur dan “92S” di Laut Arafuru sebelah selatan Tual, berdampak hujan lebat dan angin kencang,
"Posisi kedua bibit siklon tropis ini berada dekat dengan wilayah Indonesia dan memberikan dampak terhadap kondisi cuaca maupun gelombang laut," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG R. Mulyono Rahadi Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Dia menjelaskan bibit siklon tropis “91S” di Samudera Hindia lebih berpotensi meningkat menjadi siklon tropis dibandingkan “92S” di Laut Arafura.
Bibit siklon tropis tersebut memberikan dampak, yaitu munculnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: BMKG peringatkan badai siklon tropis berpotensi pada Kamis siang
Kondisi perairan juga akan terdampak akibat bibit siklon tropis berupa gelombang laut dengan tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan Jawa Tengah hingga selatan NTB, Samudera Hindia selatan Pulau Jawa hingga selatan NTB, perairan selatan Pulau Sumba, Laut Sawu, perairan Pulau Sabu dan Pulau Rote, perairan utara NTT, Laut Flores, perairan Kepulauan Kai-Aru.
Menurut pengamatan BMKG, bibit siklon tropis “91S” dalam satu hingga dua hari ke depan berpotensi tinggi menjadi siklon tropis namun bergerak ke selatan hingga barat daya semakin menjauhi wilayah Indonesia.
"Musim siklon tropis di wilayah sebelah selatan Indonesia biasanya terjadi pada bulan November-April. Bersamaan dengan periode musim hujan di Indonesia sehingga keberadaan siklon tropis dapat meningkatkan intensitas curah hujan dan kecepatan angin," ujar dia.
Baca juga: BMKG: Masyarakat di pesisir pantai dimita waspadai gelombang akibat siklon Wallace
"Posisi kedua bibit siklon tropis ini berada dekat dengan wilayah Indonesia dan memberikan dampak terhadap kondisi cuaca maupun gelombang laut," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG R. Mulyono Rahadi Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Dia menjelaskan bibit siklon tropis “91S” di Samudera Hindia lebih berpotensi meningkat menjadi siklon tropis dibandingkan “92S” di Laut Arafura.
Bibit siklon tropis tersebut memberikan dampak, yaitu munculnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: BMKG peringatkan badai siklon tropis berpotensi pada Kamis siang
Kondisi perairan juga akan terdampak akibat bibit siklon tropis berupa gelombang laut dengan tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan Jawa Tengah hingga selatan NTB, Samudera Hindia selatan Pulau Jawa hingga selatan NTB, perairan selatan Pulau Sumba, Laut Sawu, perairan Pulau Sabu dan Pulau Rote, perairan utara NTT, Laut Flores, perairan Kepulauan Kai-Aru.
Menurut pengamatan BMKG, bibit siklon tropis “91S” dalam satu hingga dua hari ke depan berpotensi tinggi menjadi siklon tropis namun bergerak ke selatan hingga barat daya semakin menjauhi wilayah Indonesia.
"Musim siklon tropis di wilayah sebelah selatan Indonesia biasanya terjadi pada bulan November-April. Bersamaan dengan periode musim hujan di Indonesia sehingga keberadaan siklon tropis dapat meningkatkan intensitas curah hujan dan kecepatan angin," ujar dia.
Baca juga: BMKG: Masyarakat di pesisir pantai dimita waspadai gelombang akibat siklon Wallace
Pewarta : Desi Purnamawati
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kabupaten dan kota di Lampung diminta waspada hadapi pergerakan siklon tropis
11 December 2025 21:51 WIB
Publik diimbau tenang sikapi bibit siklon tropis 91S di sebelah barat Lampung
10 December 2025 22:07 WIB
Stasiun Bumi Itera deteksi pergerakan Siklon Taliah di Barat Daya Sumatera
11 February 2025 7:46 WIB, 2025
Pakar Itera dorong Pemerintah perkuat mitigasi hadapi cuaca ekstrem dampak Siklon Tropis
10 February 2025 7:57 WIB, 2025
BMKG keluarkan peringatan dini gelombang tinggi siklon Taliah hingga 6 meter
07 February 2025 19:57 WIB, 2025
BMKG prakirakan mayoritas kota besar Indonesia diguyur hujan ringan-petir
04 January 2025 10:26 WIB, 2025
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
BMKG prakirakan kota-kota besar di Indonesia, termasuk Lampung diguyur hujan
26 January 2025 7:40 WIB, 2025
DMC Dompet Dhuafa membuka pos bagi penyintas erupsi Gunung Ibu Halmahera
24 January 2025 10:21 WIB, 2025
BMKG prakirakan hujan guyur mayoritas wilayah Indonesia, termasuk Bandarlampung
22 January 2025 5:35 WIB, 2025
BNPB lakukan operasi modifikasi cuaca untuk kurangi banjir di Bandarlampung
20 January 2025 12:11 WIB, 2025
Jihan Nurlela sebut perlu revitalisasi mangrove untuk maksimalkan ekowisata
12 January 2025 5:06 WIB, 2025