Dispar Sultra hadirkan kapal wisata bantu pelancong nikmati wisata maritim
Senin, 4 November 2019 22:03 WIB
Kapal wisata White Manta berlabuh di pelabuhan Nusantara Kendari. (ANTARA/Sarjono)
Kendari (ANTARA) - Dinas Pariwisata, Provinsi Sulawesi Tenggara menggandeng pengusaha penyedia jasa angkutan wisata laut membantu wisatawan dapat menikmati deretan destinasi terumbu karang dan ikan termasuk wisata menyelam.
"Kami merespons dengan baik ajakan jajaran Pemprov Sultra untuk membangun kemitraan dalam rangka memajukan dunia pariwisata. Wisata maritim daerah ini berdasarkan infromasi yang kami peroleh menakjubkan," kata pengusaha jasa angkutan kapal White Manta Liveaboard, H Sularso, di Kendari, Senin.
Menurut dia, siapapun dan di manapun bagi orang yang menggeluti dunia pariwisata memegang teguh prinsip kenyamanan.
"Saya pengusaha nasional yang memiliki koneksi dengan pengusaha jasa kapal angkutan khusus wisatawan sampai kelas dunia. Mau kapal yang mengangkut sampai 3.000 orang pun saya bisa datangkan," kata Sularso.
Baca juga: Sultra menyiapkan anggaran Rp20 miliar bebaskan kawasan wisata Toronipa
Namun, pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya berkomitmen mendukung rambu-rambu dalam memajukan pariwisata.
"Pengusaha dan wisatawan mancanegara taat pada ketentuan yang ada, termasuk setoran resmi kepada negara. Yang disesalkan adanya pungutan sana sini yang tidak berdasar," katanya.
Oleh karena itu, dia optimistis Sultra menjadi destinasi baru setelah menjelajahi samudera Pulau Derawan, Raja Ampat, perairan Banda, Morotai, Komodo, Labuan Bajo dan lain lain. Pengusaha kapal wisata White Manta Liveaboard H Sularso (berdiri) dan Kadis Pariwisata Sultra Dr. I Gede Panca berserta pemangku kepentingan lainnya. (Foto: ANTARA/Sarjono)
Plt Kadis Pariwisata Sultra DR. I Gede Panca mengatakan kehadiran kapal wisata White Manta wujud keseriusan pengusaha jasa angkutan wisatawan merespon ajakan pemerintah daerahsetempat.
"Pak Sularso adalah pengusaha jasa kapal angkutan wisatawan yang memiliki jaringan mendunia. Beliau serius yang dibuktikan kapalnya berlabuh di Teluk Kendari," kata Panca.
Kewajiban pemerintah, para pihak terkait serta pelaku industri pariwisata adalah menciptakan kenyamanan.
"Kita sama-sama simak ulasan dari Pak Sularso tentang warna warni di sejumlah destinasi wisata hingga sampai ke Kendari. Yang baik kita petik dan yang tidak disenangi para wisatawan maupun penyedia jasa kapal menjadi pengalaman penting demi kemajuan pariwisata Sultra," ujar Panca.
Sekretaris PHRI Sultra Eko Dwi Sasono menyambut baik kehadiran pengusaha jasa kapal White Manta Liveabord.
"Ini pertanda destinasi wisata bahari Sultra sudah dibicarakan pelaku usaha kelas dunia. Kita sambut untuk kemajuan pariwisata Sultra dan Indonesia menuju kelas dunia," kata Eko.
Pengusaha Sularso mengulas tips kemitraan dunia kepariwisataan dihadapan para kepada OPD Pariwisata se-Sultra, kepolisian, Bea Cukai, BKSDA, Bank Indonesia, BPKP, PHRI, Asita dan insan pers di atas kapal White Manta di pelabuhan Nusantara Kendari.
"Kami merespons dengan baik ajakan jajaran Pemprov Sultra untuk membangun kemitraan dalam rangka memajukan dunia pariwisata. Wisata maritim daerah ini berdasarkan infromasi yang kami peroleh menakjubkan," kata pengusaha jasa angkutan kapal White Manta Liveaboard, H Sularso, di Kendari, Senin.
Menurut dia, siapapun dan di manapun bagi orang yang menggeluti dunia pariwisata memegang teguh prinsip kenyamanan.
"Saya pengusaha nasional yang memiliki koneksi dengan pengusaha jasa kapal angkutan khusus wisatawan sampai kelas dunia. Mau kapal yang mengangkut sampai 3.000 orang pun saya bisa datangkan," kata Sularso.
Baca juga: Sultra menyiapkan anggaran Rp20 miliar bebaskan kawasan wisata Toronipa
Namun, pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya berkomitmen mendukung rambu-rambu dalam memajukan pariwisata.
"Pengusaha dan wisatawan mancanegara taat pada ketentuan yang ada, termasuk setoran resmi kepada negara. Yang disesalkan adanya pungutan sana sini yang tidak berdasar," katanya.
Oleh karena itu, dia optimistis Sultra menjadi destinasi baru setelah menjelajahi samudera Pulau Derawan, Raja Ampat, perairan Banda, Morotai, Komodo, Labuan Bajo dan lain lain. Pengusaha kapal wisata White Manta Liveaboard H Sularso (berdiri) dan Kadis Pariwisata Sultra Dr. I Gede Panca berserta pemangku kepentingan lainnya. (Foto: ANTARA/Sarjono)
Plt Kadis Pariwisata Sultra DR. I Gede Panca mengatakan kehadiran kapal wisata White Manta wujud keseriusan pengusaha jasa angkutan wisatawan merespon ajakan pemerintah daerahsetempat.
"Pak Sularso adalah pengusaha jasa kapal angkutan wisatawan yang memiliki jaringan mendunia. Beliau serius yang dibuktikan kapalnya berlabuh di Teluk Kendari," kata Panca.
Kewajiban pemerintah, para pihak terkait serta pelaku industri pariwisata adalah menciptakan kenyamanan.
"Kita sama-sama simak ulasan dari Pak Sularso tentang warna warni di sejumlah destinasi wisata hingga sampai ke Kendari. Yang baik kita petik dan yang tidak disenangi para wisatawan maupun penyedia jasa kapal menjadi pengalaman penting demi kemajuan pariwisata Sultra," ujar Panca.
Sekretaris PHRI Sultra Eko Dwi Sasono menyambut baik kehadiran pengusaha jasa kapal White Manta Liveabord.
"Ini pertanda destinasi wisata bahari Sultra sudah dibicarakan pelaku usaha kelas dunia. Kita sambut untuk kemajuan pariwisata Sultra dan Indonesia menuju kelas dunia," kata Eko.
Pengusaha Sularso mengulas tips kemitraan dunia kepariwisataan dihadapan para kepada OPD Pariwisata se-Sultra, kepolisian, Bea Cukai, BKSDA, Bank Indonesia, BPKP, PHRI, Asita dan insan pers di atas kapal White Manta di pelabuhan Nusantara Kendari.
Pewarta : Sarjono
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Telkomsel hadirkan jaringan di pelosok Wakatobi, dukung promosi wisata
22 June 2020 20:50 WIB, 2020
Pemprov Sultra gelar sayembara desain kawasan wisata terpadu Pantai Toronipa
16 January 2020 8:41 WIB, 2020
Sultra menyiapkan anggaran Rp20 miliar bebaskan kawasan wisata Toronipa
27 September 2019 7:33 WIB, 2019
BCA Syariah Kantor Cabang Bandarlampung tingkatkan literasi keuangan bagi penggiat UMKM
15 January 2026 10:18 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022