Bandarlampung (ANTARA) - Wali Kota Bandarlampung Herman HN meminta kepada Dinas PUPR setempat agar pembangunan dinding penahan sampah di TPA Bakaung segera diselesaikan.

"Ini saya minta satu bulan selesai pekerjaan paling lama dua bulan sudah berdiri," kata Herman HN usai meninjau lokasi TPA Bakung, di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan, dinding penahan sampah yang dibangun tersebut saat ini sudah mencapai 50 persen, namun semua itu harus cepat terselesaikan sebelum masuk musim penghujan.

Pemerintah kota (Pemkot) Bandarlampung, lanjutnya, menganggarkan Rp5 miliar untuk pembuatan dinding penahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung tersebut.

"Saya sudah perintahkan kepada camat untuk memantau terus pembangunannya siang malam agar selesai sesuai target," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa tanggul penahan sampah tersebut nantinya akan dibangun dengan ketinggian 13 meter, panjang kurang lebih 60 meter dan ketebalan dinding bagian bawah 5 meter dan atasnya 3 meter serta akan dipasang pipa untuk saluran air keluar.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Bandarlamung Iwan Gunawan mengutarakan, dinding penahan sampah tersebut dibangun agar limbah yang ada di TPA Bakung tidak menjangkau ke pemukiman warga yang berdekatan dengan lokasi TPA.

"Kita harapkan pembuatan dinding penahan ini Desember 2019 sudah selesai, dan dapat menahan longsoran sampah di TPA saat musim hujan datang," kata dia.

Ia juga mengatakan, untuk menciptakan TPA ramah lingkungan, pemkot akan  membangun kolam dengan anggaran yang diambil dari APBD 2020.

"Rencana kita akan bangun bak untuk menyaring air dari sampah yang akan kita bersihkan sehingga ketika masuk ke saluran drainase warga itu sudah bersih," kata dia.

Iwan menerangkan, bak yang akan dibangun tersebut nantinya berukuran diameter 10×10 dibagian atas dan  bawahnya 10×5, yang tersambung ke saluran drainase dan akan dibuat sebanyak
7 kolam leachate.


Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2024