Hubungan China-Solomon makin dekat
Kamis, 10 Oktober 2019 6:22 WIB
Menteri Luar Negeri Kepulauan Solomon Jeremiah Manele berbincang dengan Penasehat Negara dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi sebelum konferensi pers bersama di Diaoyutai State Guesthouse di Beijing, China, Sabtu (21/9/2019). (REUTERS/POOL)
Beijing (ANTARA) - Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare menemui Perdana Menteri China Li Keqiang di Beijing pada Rabu.
Ia dalam kesempatan itu menandatangani sejumlah kesepakatan dalam kunjungan pertamanya sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik September lalu.
Hubungan diplomatik baru itu menjadi sinyal berkembangnya pengaruh China di Pasifik dan kemunduran bagi Taiwan, yang demokratis dan memerintah sendiri. Kepulauan Solomon memutuskan hubungan dengan Taiwan dan lantas berpaling ke Beijing.
"Saya senang mengakui satu kebijakan China ... Dengan senang hati kami berada di sisi baik dalam sejarah dan menormalkan hubungan dengan Republik Rakyat China," kata Sogavare menjelang pertemuan dengan Li beserta delegasi China.
China beberapa tahun terakhir mengepakkan sayap pengaruhnya di Pasifik hingga memberi peringatan bagi Amerika Serikat dan sekutu regional utamanya, Australia.
China dan Kepulauan Solomon meneken sebuah perjanjian kerja sama dalam gagasan kebijakan luar negeri unggulan Presiden Xi Jinping, Belt and Road Initiative (BRI), serta yang lainnya dalam strategi ekonomi dan pendidikan.
Pasca Kepulauan Solomon mengakui Beijing, Wakil Presiden AS Mike Pence menolak permintaan pemimpin Kepulauan Solomon untuk membahas kerja sama.
Baca juga: China berencana bangun pangkalan militer di Pasifik
Sumber: Reuters
Ia dalam kesempatan itu menandatangani sejumlah kesepakatan dalam kunjungan pertamanya sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik September lalu.
Hubungan diplomatik baru itu menjadi sinyal berkembangnya pengaruh China di Pasifik dan kemunduran bagi Taiwan, yang demokratis dan memerintah sendiri. Kepulauan Solomon memutuskan hubungan dengan Taiwan dan lantas berpaling ke Beijing.
"Saya senang mengakui satu kebijakan China ... Dengan senang hati kami berada di sisi baik dalam sejarah dan menormalkan hubungan dengan Republik Rakyat China," kata Sogavare menjelang pertemuan dengan Li beserta delegasi China.
China beberapa tahun terakhir mengepakkan sayap pengaruhnya di Pasifik hingga memberi peringatan bagi Amerika Serikat dan sekutu regional utamanya, Australia.
China dan Kepulauan Solomon meneken sebuah perjanjian kerja sama dalam gagasan kebijakan luar negeri unggulan Presiden Xi Jinping, Belt and Road Initiative (BRI), serta yang lainnya dalam strategi ekonomi dan pendidikan.
Pasca Kepulauan Solomon mengakui Beijing, Wakil Presiden AS Mike Pence menolak permintaan pemimpin Kepulauan Solomon untuk membahas kerja sama.
Baca juga: China berencana bangun pangkalan militer di Pasifik
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tottenham Hotspur terus berkomunikasi dengan pemainnya yang terjebak di Israel
17 June 2025 8:49 WIB
Kalah saat melawat ke Shakhtar, Real Madrid terancam gagal di fase grup
02 December 2020 5:10 WIB, 2020
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB