Cloud computing diklaim sumbang Rp565 miliar PDB
Jumat, 6 September 2019 5:42 WIB
Managing Director & Partner, Boston Consulting Group, Prasanna Santhanam (kiri) bersama Regional Director Google Cloud, Tim Synan (kanan) dalam "Google Cloud Summit" di Jakarta, Kamis (5/9/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)
Jakarta (ANTARA) - Penerapan teknologi komputasi awan (cloud computing) dapat memberikan kontribusi hingga 40 miliar dolar AS (sekitar Rp565,8 miliar) terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2019 hingga 2023, demikian hasil penelitian Boston Consulting Group.
"Hasil wawancara kami dengan para pengambil keputusan, cloud memberikan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap ekonomi," ujar Managing Director & Partner, Boston Consulting Group, Prasanna Santhanam, dalam "Google Cloud Summit" di Jakarta, Kamis.
Nilai kontribusi komputasi awan itu, menurut Prasanna, setara dengan sekitar 0,6 persen PDB tahunan Indonesia. Penelitian tersebut juga memperkirakan lebih dari 85 persen dari total dampak ekonomi itu akan dihasilkan oleh bisnis yang digerakkan oleh generasi digital dan perusahaan-perusahaan rintisan berbasis Internet.
Kedua bisnis itu disebut menjadi pendorong utama penggunaan cloud publik di Indonesia, terutama pada kalangan bisnis baru.
Temuan-temuan dalam penelitian tersebut juga mengindikasikan efisiensi dan pertumbuhan bisnis yang dihasilkan dari penerapan cloud publik berpotensi mempengaruhi hingga 350.000 lapangan kerja baru selama periode 2019-2023.
Sekira tujuh persen dari 350 ribu lapangan kerja itu berada di bidang digital teknologi seperti ilmuwan data, manajer produk, teknisi, ataupun pekerjaan terkait pengalaman pengguna dan manajemen infrastruktur penyedia layanan cloud, penyedia layanan IT, dan berbagai pasar vertikal.
Sementara itu, sebesar 13 persen dari jumlah lapangan kerja itu akan terkait dengan fungsi bisnis inti seperti pemasaran, keuangan, operasional di banyak pasar vertikal.
Sebanyak 80 persen lain dari 350 ribu lapangan kerja itu muncul sebagai konsekuensi dari pertumbuhan bisnis inti beragam pasar vertikal.
"Hasil wawancara kami dengan para pengambil keputusan, cloud memberikan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap ekonomi," ujar Managing Director & Partner, Boston Consulting Group, Prasanna Santhanam, dalam "Google Cloud Summit" di Jakarta, Kamis.
Nilai kontribusi komputasi awan itu, menurut Prasanna, setara dengan sekitar 0,6 persen PDB tahunan Indonesia. Penelitian tersebut juga memperkirakan lebih dari 85 persen dari total dampak ekonomi itu akan dihasilkan oleh bisnis yang digerakkan oleh generasi digital dan perusahaan-perusahaan rintisan berbasis Internet.
Kedua bisnis itu disebut menjadi pendorong utama penggunaan cloud publik di Indonesia, terutama pada kalangan bisnis baru.
Temuan-temuan dalam penelitian tersebut juga mengindikasikan efisiensi dan pertumbuhan bisnis yang dihasilkan dari penerapan cloud publik berpotensi mempengaruhi hingga 350.000 lapangan kerja baru selama periode 2019-2023.
Sekira tujuh persen dari 350 ribu lapangan kerja itu berada di bidang digital teknologi seperti ilmuwan data, manajer produk, teknisi, ataupun pekerjaan terkait pengalaman pengguna dan manajemen infrastruktur penyedia layanan cloud, penyedia layanan IT, dan berbagai pasar vertikal.
Sementara itu, sebesar 13 persen dari jumlah lapangan kerja itu akan terkait dengan fungsi bisnis inti seperti pemasaran, keuangan, operasional di banyak pasar vertikal.
Sebanyak 80 persen lain dari 350 ribu lapangan kerja itu muncul sebagai konsekuensi dari pertumbuhan bisnis inti beragam pasar vertikal.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Giatkan inklusi keuangan digital, Bank Raya dorong optimalisasi program loyalitas pelanggan
16 January 2026 17:51 WIB
Pertamina Patra Niaga kuatkan transformasi digital topang energi nasional
13 December 2025 18:04 WIB
XLSmart gelar Teman Pintar Indonesia tingkatkan kemampuan literasi digital siswa Lampung
08 December 2025 12:10 WIB
Wagub Lampung: ASN harus bisa jadi penggerak transformasi digital pemerintah
01 December 2025 19:34 WIB
Komdigi ajak masyarakat untuk aktif awasi risiko penggunaan digital pada anak
16 November 2025 9:51 WIB
Terpopuler - Investasi
Lihat Juga
THR untuk pekerja, ASN dan TNI/Polri dibayarkan tujuh hari sebelum Lebaran
19 April 2021 17:44 WIB, 2021
Jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated diubah jadi Tol Sheikh Mohamed bin Zayed, DPR berikan sorotan tajam
18 April 2021 9:13 WIB, 2021
Hutama Karya sebut Tol Trans Sumatera bisa tekan biaya logistik 24 persen
16 April 2021 20:07 WIB, 2021
Produsen bulu mata dan rambut palsu asal Semarang mampu tembus pasar Bulgaria
16 April 2021 10:45 WIB, 2021
Bersandar di Tanggamus, tanker raksasa pengangkut minyak Pertamina tiba di Indonesia
15 April 2021 20:17 WIB, 2021