Plt Dirut PLN meninjau PLTGU Muara Karang Rabu
Rabu, 7 Agustus 2019 11:49 WIB
Arsip-Plt Dirut PLN Sripeni Inten temui Komisi VII DPR secara tertutup, Selasa (6/8/2019). (ANTARA/Afut Syafril)
Jakarta (ANTARA) - Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani meninjau pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Muara Karang, Jakarta Utara, Rabu pagi.
Informasi tersebut disiarkan langsung melalui akun resmi Instagram milik PLN. Nampak, Sripeni mengenakan baju putih meminta penjelasan teknis mengenai sistem kerja PLTGU tersebut.
Berdasarkan penjelasan Sripeni sebelumnya, PLTGU Muara Karang bersifat peaker, dengan karakteristik pembangkit ini tidak membutuhkan waktu lama untuk memulai mesin bekerja setelah kondisi mati.
Berbeda dengan karakter PLTU Suralaya yang masih membutuhkan listrik tambahan untuk proses starting mesin hingga menghasilkan uap. PLTU sendiri diklaim membutuhkan waktu hingga lebih dari enam jam jika dihidupkan setelah kondisi mati atau cold start.
PT PLN (Persero) memastikan pada Selasa pagi seluruh sistem kelistrikan di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, sudah normal kembali setelah listrik padam sejak Minggu (4/8/2019) siang.
Hingga Selasa pagi, pembangkit yang sudah masuk ke sistem sebesar 12.378 MW dengan 23 gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) telah beroperasi.
Siaran pers PLN di Jakarta, Selasa, menyebutkan pemulihan beban padam di wilayah DKI Jakarta telah kembali normal pada Senin (5/8/2019) pukul 17.50 WIB, Banten pukul 21.20 WIB dan Jawa Barat pukul 23.27 WIB.
Beban puncak listrik pada Selasa kemarin di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sebesar 13.674 MW dengan daya mampu total 15.378 MW.
"Alhamdulillah, seluruh sistem sudah normal, dan kami akan terus menjaga kestabilan sistem ini," ungkap Plt Dirut PT PLN Sripeni Inten Cahyani.
Pembangkit-pembangkit yang sudah menyala pada Selasa pagi :
1. PLTU Suralaya 7 unit
2. Pembangkit Cilegon 1 unit
3. Pembangkit Muara Karang Blok 1 dan 2
4. PLTU Muara Karang 2 unit
5. Pembangkit Priok Blok 1-4
6. PLTU Lontar 3 unit
7. PLTP Salak
8. PLTA Saguling
9. PLTA Cirata
10. PLTU Labuan 1 unit,
11. PLTU Lestari Banten Energi
12. PLTP di Jawa Barat
13. Pembangkit Muara Tawar Blok 1-5
14. PLTU Cirebon Electric Power
15. PLTU Indramayu 2 unit
Informasi tersebut disiarkan langsung melalui akun resmi Instagram milik PLN. Nampak, Sripeni mengenakan baju putih meminta penjelasan teknis mengenai sistem kerja PLTGU tersebut.
Berdasarkan penjelasan Sripeni sebelumnya, PLTGU Muara Karang bersifat peaker, dengan karakteristik pembangkit ini tidak membutuhkan waktu lama untuk memulai mesin bekerja setelah kondisi mati.
Berbeda dengan karakter PLTU Suralaya yang masih membutuhkan listrik tambahan untuk proses starting mesin hingga menghasilkan uap. PLTU sendiri diklaim membutuhkan waktu hingga lebih dari enam jam jika dihidupkan setelah kondisi mati atau cold start.
PT PLN (Persero) memastikan pada Selasa pagi seluruh sistem kelistrikan di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, sudah normal kembali setelah listrik padam sejak Minggu (4/8/2019) siang.
Hingga Selasa pagi, pembangkit yang sudah masuk ke sistem sebesar 12.378 MW dengan 23 gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) telah beroperasi.
Siaran pers PLN di Jakarta, Selasa, menyebutkan pemulihan beban padam di wilayah DKI Jakarta telah kembali normal pada Senin (5/8/2019) pukul 17.50 WIB, Banten pukul 21.20 WIB dan Jawa Barat pukul 23.27 WIB.
Beban puncak listrik pada Selasa kemarin di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sebesar 13.674 MW dengan daya mampu total 15.378 MW.
"Alhamdulillah, seluruh sistem sudah normal, dan kami akan terus menjaga kestabilan sistem ini," ungkap Plt Dirut PT PLN Sripeni Inten Cahyani.
Pembangkit-pembangkit yang sudah menyala pada Selasa pagi :
1. PLTU Suralaya 7 unit
2. Pembangkit Cilegon 1 unit
3. Pembangkit Muara Karang Blok 1 dan 2
4. PLTU Muara Karang 2 unit
5. Pembangkit Priok Blok 1-4
6. PLTU Lontar 3 unit
7. PLTP Salak
8. PLTA Saguling
9. PLTA Cirata
10. PLTU Labuan 1 unit,
11. PLTU Lestari Banten Energi
12. PLTP di Jawa Barat
13. Pembangkit Muara Tawar Blok 1-5
14. PLTU Cirebon Electric Power
15. PLTU Indramayu 2 unit
Pewarta : Afut Syafril Nursyirwan
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
THR untuk pekerja, ASN dan TNI/Polri dibayarkan tujuh hari sebelum Lebaran
19 April 2021 17:44 WIB, 2021
Jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated diubah jadi Tol Sheikh Mohamed bin Zayed, DPR berikan sorotan tajam
18 April 2021 9:13 WIB, 2021
Hutama Karya sebut Tol Trans Sumatera bisa tekan biaya logistik 24 persen
16 April 2021 20:07 WIB, 2021
Produsen bulu mata dan rambut palsu asal Semarang mampu tembus pasar Bulgaria
16 April 2021 10:45 WIB, 2021
Bersandar di Tanggamus, tanker raksasa pengangkut minyak Pertamina tiba di Indonesia
15 April 2021 20:17 WIB, 2021
Terpopuler - Investasi
Lihat Juga
THR untuk pekerja, ASN dan TNI/Polri dibayarkan tujuh hari sebelum Lebaran
19 April 2021 17:44 WIB, 2021
Jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated diubah jadi Tol Sheikh Mohamed bin Zayed, DPR berikan sorotan tajam
18 April 2021 9:13 WIB, 2021
Hutama Karya sebut Tol Trans Sumatera bisa tekan biaya logistik 24 persen
16 April 2021 20:07 WIB, 2021
Produsen bulu mata dan rambut palsu asal Semarang mampu tembus pasar Bulgaria
16 April 2021 10:45 WIB, 2021