Kurangi penggunaan plastik pengusaha laundry di Tanggerang gunakan kertas
Kamis, 11 Juli 2019 8:44 WIB
Pemilik laundry membungkus pakaian yang sudah rapih dengan kertas koran (Istimewa)
Tangerang (ANTARA) - Sebagai upaya mendukung pengurangan plastik, Supardi, pemilik usaha laundry Rodza di Kelurahan Pasar Baru, menggunakan kertas untuk membungkus pakaian yang telah selesai dicuci.
Menurut dia, kertas memiliki bahan antioksidan yang bermanfaat dalam menyerap uap panas pakaian yang telah disetrika, sehingga pakaian tetap wangi. Supardi juga menggunakan setrika uap yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi.
"Kertas koran digunakan dalam rangka go green dengan mengurangi penggunaan plastik," ujar Supardi di Tangerang Rabu.
Keistimewaan usaha laundry Rodza mengundang pelanggan dari berbagai wilayah, yang diantaranya Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.
Pelanggannya pun bervariasi, mulai dari orang biasa hingga pejabat. Tak heran, jika dalam sehari, laundry yang berada di jalan KS Tubun ini menerima 400 kilogram pakaian.
"Dalam sebulan, omzet mencapai 75 juta dengan layanan satu hari selesai, sesuai dengan tren masyarakat perkotaan yang sibuk dengan aktivitasnya," ujarnya.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang terus melakukan kampanye dalam pengurangan sampah plastik. Sosialisasi dilakukan kepada pelaku usaha juga yang dominan menggunakan sampah plastik.
Kepala Bidang Kebersihan DLH, Buceu Garitna mengatakan jika sampah plastik yang dihasilkan masyarakat terus berkurang. Warga juga diajak untuk mengelola sampah menjadi kompos maupun produk manfaat lainnya.
Pengelolaan sampah menjadi produk bermanfaat adalah bagian dari program dengan pembentukan komunitas melalui Bank Sampah, TPST 3R maupun lainnya.
"Meningkatnya konsumsi masyarakat dan menghasilkan sampah perlu dibuatkan inovasi agar sampah tak semuanya terbuang ke TPA tetapi dapat diolah," ujarnya.
Menurut dia, kertas memiliki bahan antioksidan yang bermanfaat dalam menyerap uap panas pakaian yang telah disetrika, sehingga pakaian tetap wangi. Supardi juga menggunakan setrika uap yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi.
"Kertas koran digunakan dalam rangka go green dengan mengurangi penggunaan plastik," ujar Supardi di Tangerang Rabu.
Keistimewaan usaha laundry Rodza mengundang pelanggan dari berbagai wilayah, yang diantaranya Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.
Pelanggannya pun bervariasi, mulai dari orang biasa hingga pejabat. Tak heran, jika dalam sehari, laundry yang berada di jalan KS Tubun ini menerima 400 kilogram pakaian.
"Dalam sebulan, omzet mencapai 75 juta dengan layanan satu hari selesai, sesuai dengan tren masyarakat perkotaan yang sibuk dengan aktivitasnya," ujarnya.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang terus melakukan kampanye dalam pengurangan sampah plastik. Sosialisasi dilakukan kepada pelaku usaha juga yang dominan menggunakan sampah plastik.
Kepala Bidang Kebersihan DLH, Buceu Garitna mengatakan jika sampah plastik yang dihasilkan masyarakat terus berkurang. Warga juga diajak untuk mengelola sampah menjadi kompos maupun produk manfaat lainnya.
Pengelolaan sampah menjadi produk bermanfaat adalah bagian dari program dengan pembentukan komunitas melalui Bank Sampah, TPST 3R maupun lainnya.
"Meningkatnya konsumsi masyarakat dan menghasilkan sampah perlu dibuatkan inovasi agar sampah tak semuanya terbuang ke TPA tetapi dapat diolah," ujarnya.
Pewarta : Achmad Irfan
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Pesisir Barat siapkan kertas surat suara khusus untuk disabilitas
08 August 2023 14:01 WIB, 2023
Wajib sering cuci tangan karena virus corona mampu bertahan di uang kertas dan kaca sampai 28 hari
12 October 2020 14:12 WIB, 2020
Perusahaan asal Indonesia kembangkan kertas 100 persen terurai alami
08 December 2019 20:34 WIB, 2019
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Wamen Koperasi dorong koperasi di Lampung Timur kelola komoditas unggulan daerah
05 May 2026 7:18 WIB
Pemkot Jakarta Utara tangkap 493 kg ikan sapu-sapu guna Jaga ekosistem perairan
29 April 2026 8:59 WIB