Telkomsel ada kontrak komersial 5G dengan ZTE-China
Rabu, 26 Juni 2019 15:43 WIB
(Antaranews Kalsel/com)
Beijing (ANTARA) - Operator telekomunikasi selular terbesar di Indonesia Telkomsel terdaftar dalam jajaran perusahaan global yang menandatangani kontrak komersial jaringan 5G dengan perusahaan pemasok perangkat dan jaringan telekomunikasi asal China, ZTE Corporation.
ZTE yang berkantor pusat di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Selasa (25/6), merilis nama-nama operator telekomunikasi seluler yang akan mengomersialkan jaringan telekomunikasi generasi kelima itu.
Nama-nama perusahaan yang dipantau Antara di Beijing itu di antaranya China Telecom, China Mobile, China Unicom, Orange (Prancis), Telefonica (Spanyol), Wind Tre (Italia), dan Telkomsel (Indonesia).
ZTE menyatakan bahwa jaringan 5G menjadi salah satu bisnis andalannya dan pihaknya terus melakukan inovasi di bidang riset teknologi 5G.Baca juga: Smartfren akan uji coba jaringan 5G setelah Lebaran 2019
Perusahaan yang didirikan oleh Hou Weigui pada 1985 itu telah mengajukan 3.500 hak paten dalam aplikasi jaringan 5G.
"Kami telah bekerja sama dengan berbagai mitra kerja kami dalam hal perangkat keras 5G, termasuk telepon pintar, perangkat luar dan dalam ruang, 'mobile hotspot', dan terminal data," demikian dituturkan manajemen ZTE kepada media.
Untuk menanggapi permintaan tinggi atas teknologi jaringan telekomunikasi mutakhir itu, ZTE terus mengeksplorasi berbagai program aplikasi jaringan 5G di berbagai sektor industri.
Baca juga: Presiden Huawei: Larangan AS tak berdampak pada produk 5G
Baca juga: Motorola klaim pelopor ponsel 5G
Baca juga: Samsung pamerkan Galaxy S10 5G
ZTE yang berkantor pusat di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Selasa (25/6), merilis nama-nama operator telekomunikasi seluler yang akan mengomersialkan jaringan telekomunikasi generasi kelima itu.
Nama-nama perusahaan yang dipantau Antara di Beijing itu di antaranya China Telecom, China Mobile, China Unicom, Orange (Prancis), Telefonica (Spanyol), Wind Tre (Italia), dan Telkomsel (Indonesia).
ZTE menyatakan bahwa jaringan 5G menjadi salah satu bisnis andalannya dan pihaknya terus melakukan inovasi di bidang riset teknologi 5G.Baca juga: Smartfren akan uji coba jaringan 5G setelah Lebaran 2019
Perusahaan yang didirikan oleh Hou Weigui pada 1985 itu telah mengajukan 3.500 hak paten dalam aplikasi jaringan 5G.
"Kami telah bekerja sama dengan berbagai mitra kerja kami dalam hal perangkat keras 5G, termasuk telepon pintar, perangkat luar dan dalam ruang, 'mobile hotspot', dan terminal data," demikian dituturkan manajemen ZTE kepada media.
Untuk menanggapi permintaan tinggi atas teknologi jaringan telekomunikasi mutakhir itu, ZTE terus mengeksplorasi berbagai program aplikasi jaringan 5G di berbagai sektor industri.
Baca juga: Presiden Huawei: Larangan AS tak berdampak pada produk 5G
Baca juga: Motorola klaim pelopor ponsel 5G
Baca juga: Samsung pamerkan Galaxy S10 5G
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Telkomsel siapkan jaringan Hyper 5G dukung balapan MotoGP Mandalika
27 September 2024 22:45 WIB, 2024
Telkomsel hadirkan konektivitas 5G andal sukseskan HLF-MSP dan IAF di Bali
05 September 2024 10:37 WIB, 2024
Telkomsel dukung pemanfaatan teknologi kesehatan telerobotik dengan akses 5G
30 August 2024 19:45 WIB, 2024
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
OPPO A6 Pro bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti powerbank
07 October 2025 19:55 WIB
Samsung debutkan Galaxy Tab S10 Lite secara global, yang diperkaya dengan fitur AI
12 September 2025 12:41 WIB