Demi "Bumi Manusia" Mawar De Jongh perbaiki cara jalan
Kamis, 20 Juni 2019 9:31 WIB
Mawar De Jongh di Studio Alam Gamplong, Sleman, Yogyakarta, Kamis (24/5/2018) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)
Jakarta (ANTARA) - Aktris Mawar De Jongh harus memperbaiki cara berjalannya demi memerankan Annelies dalam film "Bumi Manusia" yang disutradarai Hanung Bramantyo.
Untuk membiasakan cara jalan yang lebih feminin, Mawar harus mengenakan rok panjang dan besar sejak tahap pembacaan naskah.
"Waktu reading aku pakai rok panjang karena cara jalan aku kayak laki-laki," katanya di Jakarta, Rabu.Baca juga: Harapan Armand Maulana setelah RUU Permusikan ditarik dari Prolegnas
Tak hanya itu, untuk memerankan Annelies yang keturunan Belanda-Jawa, dia juga harus belajar bahasa Belanda dan Jawa
Ia pernah mengatakan, meski keturunan Belanda, dirinya masih harus mendalami bahasa Belanda lebih intensif karena logat Annelies yang hidup pada masa pemerintahan Hindia Belanda berbeda dengan logat yang dia tahu.
Menurut Mawar, logat Belanda zaman dulu lebih sopan ketimbang masa kini yang sudah bercampur dengan slang.
Sementara itu, Hanung memuji kemampuan berakting Mawar sebagai Annelies, salah satunya karena mampu menyelami tokoh yang menjadi lawan main Iqbaal Ramadhan, yang berpesan sebagai Minke.
"Mawar lebih bisa masuk (ke peran Annelies) karena ibunya pribumi dan bapaknya Belanda. Ketika diceritain tentang Annelies, menangis dia," kata Hanung.
Untuk membiasakan cara jalan yang lebih feminin, Mawar harus mengenakan rok panjang dan besar sejak tahap pembacaan naskah.
"Waktu reading aku pakai rok panjang karena cara jalan aku kayak laki-laki," katanya di Jakarta, Rabu.Baca juga: Harapan Armand Maulana setelah RUU Permusikan ditarik dari Prolegnas
Tak hanya itu, untuk memerankan Annelies yang keturunan Belanda-Jawa, dia juga harus belajar bahasa Belanda dan Jawa
Ia pernah mengatakan, meski keturunan Belanda, dirinya masih harus mendalami bahasa Belanda lebih intensif karena logat Annelies yang hidup pada masa pemerintahan Hindia Belanda berbeda dengan logat yang dia tahu.
Menurut Mawar, logat Belanda zaman dulu lebih sopan ketimbang masa kini yang sudah bercampur dengan slang.
Sementara itu, Hanung memuji kemampuan berakting Mawar sebagai Annelies, salah satunya karena mampu menyelami tokoh yang menjadi lawan main Iqbaal Ramadhan, yang berpesan sebagai Minke.
"Mawar lebih bisa masuk (ke peran Annelies) karena ibunya pribumi dan bapaknya Belanda. Ketika diceritain tentang Annelies, menangis dia," kata Hanung.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Pewarta foto ANTARA rilis buku "Orang -Orang Bermata biru dari Minangkabau"
01 February 2026 11:46 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Pewarta foto ANTARA rilis buku "Orang -Orang Bermata biru dari Minangkabau"
01 February 2026 11:46 WIB