Twitter akan hapus tombol "like"
Selasa, 30 Oktober 2018 10:37 WIB
Ilustrasi/Twitter (ANADOLU AGENCY/GETTY IMAGES)
Jakarta (Antaranews Lampung) - Twitter dikabarkan akan menghilangkan tombol menyukai cuitan berbentu hati, bertujuan untuk memperbaiki "kualitas berdebat" di platform mikroblog tersebut.
CEO Twitter Jack Dorsey menyatakan hal tersebut dalam sebuah acara, mengungkapkan dirinya "bukan penyuka tombol hati" dan akan segera menghapusnya, seperti dilansir laman Phone Arena mengutipTelegraph.
Tombol berbentuk hati dipakai sejak 2015, menggantikan fitur favorit berbantuk bintang yang berfungsi sama, untuk menyukai cuitan di Twitter.. Rencana menghapus tombol like ini rupanya mendapat sambutan yang tidak positif karena aktivitas menyukai merupakan salah satu fungsi di media sosial mana pun.
Twitter memiliki pertimbangan sendiri mengenai rencana menghapus tombol "like", yang mereka anggap sebagai penyebab utama ketergantungan media sosial bagi para penggunanya.
Tombol "like" dianggap sebagai simbol pengakuan dari orang lain, pengguna media sosial yang sudah ketergantungan akan menghapus unggahan jika tidak mendapat banyak "like".
Twitter mulai tahun ini membuat fitur "bookmark" agar pengguna bisa menyimpan cuitan secara privat, disebut sebagai salah satu cara Twitter untuk mengganti sistem "like" di dunia maya.
Juru bicara Twitter menyatakan mereka sedang mencoba berbagai kemungkinan demi membuat aktivitas yang sehat di platform tersebut.
Belum ada informasi yang lebih lanjut mengenai kapan Twitter akan mengganti tombol ini.
CEO Twitter Jack Dorsey menyatakan hal tersebut dalam sebuah acara, mengungkapkan dirinya "bukan penyuka tombol hati" dan akan segera menghapusnya, seperti dilansir laman Phone Arena mengutipTelegraph.
Tombol berbentuk hati dipakai sejak 2015, menggantikan fitur favorit berbantuk bintang yang berfungsi sama, untuk menyukai cuitan di Twitter.. Rencana menghapus tombol like ini rupanya mendapat sambutan yang tidak positif karena aktivitas menyukai merupakan salah satu fungsi di media sosial mana pun.
Twitter memiliki pertimbangan sendiri mengenai rencana menghapus tombol "like", yang mereka anggap sebagai penyebab utama ketergantungan media sosial bagi para penggunanya.
Tombol "like" dianggap sebagai simbol pengakuan dari orang lain, pengguna media sosial yang sudah ketergantungan akan menghapus unggahan jika tidak mendapat banyak "like".
Twitter mulai tahun ini membuat fitur "bookmark" agar pengguna bisa menyimpan cuitan secara privat, disebut sebagai salah satu cara Twitter untuk mengganti sistem "like" di dunia maya.
Juru bicara Twitter menyatakan mereka sedang mencoba berbagai kemungkinan demi membuat aktivitas yang sehat di platform tersebut.
Belum ada informasi yang lebih lanjut mengenai kapan Twitter akan mengganti tombol ini.
Pewarta : h Natisha Andarningtyas
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Setelah Kanye West diblokir dari Instagram, beralih ke Twitter dan kembali diblokir
10 October 2022 10:13 WIB, 2022
Elon Musk isyaratkan ingin beli Twitter dengan harga yang lebih murah dari awal pengajuan
17 May 2022 9:51 WIB, 2022
Sebelum ke platform lain, Donald Trump akan diwajibkan unggah konten di Truth Social lebih dulu
17 May 2022 9:26 WIB, 2022
Terpopuler - Artikel
Lihat Juga
Smart farming jadi solusi petani sejahtera di Desa Trimomukti Lampung Selatan
02 December 2025 16:56 WIB
HKA dari produsen material ke penggerak layanan operasi jalan tol nasional
27 November 2025 16:20 WIB
Swasembada pangan hadapi tantangan, banyak petani enggan tanam kedelai di lahan pertanian
17 November 2025 10:39 WIB
Relawan di Lampung bantu pasien kanker dan donor darah, bergerak tanpa dana tetap
10 November 2025 9:47 WIB