Pesawat tempur Afghanistan serang posisi Taliban
Senin, 20 Agustus 2018 15:51 WIB
Empat pesawat serang ringan diserahkan ke AU Afghanistan untuk meningkatkan kemampuan AU Afghanistan. Penyerahan pesawat A-29 Super Tucano dari AS itu merupakan bagian pertama untuk AU Afghanistan. (khaama.com)
Maimana, Afghanistan (Antara/Xinhua-OANA) - Sebanyak 100 gerilyawan termasuk empat komandan senior tewas saat pesawat tempur pemerintah menyerang tempat persembunyian Taliban di Provinsi Faryab di Afghanistan Utara pada Senin.
"Pesawat pasukan keamanan melancarkan serangkaian serangan terhadap gerilyawan Taliban di Kabupaten Bilchiragh dan Gurziwan sejak pagi hari. Sejumlah gerilyawan, mungkin sebanyak 100, termasuk empat komandan senior tewas dan puluhan lagi cedera," kata Juru Bicara Polisi Wilayah Utara Sayed Sarwar Hussaini kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin sore.
Komandan senior Taliban, termasuk Mawlawi Jabis alias Bilal, Marlawi Abdul Baqi alias Omar, Komandan Shircal dan Matiullah termasuk gerilyawan yang tewas dalam serangan mematikan tersebut, tambah pejabat itu.
Kabupaten Bilchiragh direbut oleh Taliba pada Ahad pagi (19/8) dan pasukan pemerintah telah melancarkan serangan balasan untuk merebutnya kembali.
Petempur Taliban belum mengeluarkan komentar mengenai laporan tersebut.
"Pesawat pasukan keamanan melancarkan serangkaian serangan terhadap gerilyawan Taliban di Kabupaten Bilchiragh dan Gurziwan sejak pagi hari. Sejumlah gerilyawan, mungkin sebanyak 100, termasuk empat komandan senior tewas dan puluhan lagi cedera," kata Juru Bicara Polisi Wilayah Utara Sayed Sarwar Hussaini kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin sore.
Komandan senior Taliban, termasuk Mawlawi Jabis alias Bilal, Marlawi Abdul Baqi alias Omar, Komandan Shircal dan Matiullah termasuk gerilyawan yang tewas dalam serangan mematikan tersebut, tambah pejabat itu.
Kabupaten Bilchiragh direbut oleh Taliba pada Ahad pagi (19/8) dan pasukan pemerintah telah melancarkan serangan balasan untuk merebutnya kembali.
Petempur Taliban belum mengeluarkan komentar mengenai laporan tersebut.
Pewarta : Hisar Sitanggang
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Dunia bekukan proyek di Afghanistan setelah siswi dilarang sekolah
30 March 2022 16:54 WIB, 2022
PBB tidak bisa manfaatkan dana ratusan juta dolar di bank Afghanistan
04 February 2022 8:07 WIB, 2022
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pesawat tabrakan dengan mobil pemadam di Bandara LaGuardia, pilot-kopilot tewas
24 March 2026 7:37 WIB