Pengunjung wisata Lembah Hijau naik 30 persen
Sabtu, 7 Mei 2016 16:45 WIB
Taman Wisata Lembah Hijau Lampung dipadati pengunjung untuk menikmati sejumlah wahana di lokasi itu. (FOTO ANTARA Lampung/Agus Setyawan/Dok)
Bandarlampung (Antara Lampung) – Sejak masa libur panjang, Kamis (5/5), pengunjung objek Taman Wisata Lembah Hijau di Bandarlampung mengalami kenaikan rata-rata 30-40 persen.
Diperkirakan pengunjung salah satu objek wisata andalan di Bandarlampung akan membludak pada Sabtu (7/5) dan Minggu (8/5), kata Yudi Indra, Bagian Pemasaran taman wisata itu ketika ditemui di lokasi, Sabtu.
"Jumlah pengujung mengalami peningkatan mencapai 30-40 persen per hari dibandingkan hari-hari biasa yang hanya antara 1.000 – 2.000 pengunjung," katanya.
Menurut dia, libur panjang selama empat hari ini dimanfaatkan warga berkunjung dan kumpul bersama keluarga di objek wisata, dan pengunjung Lembah Hijau ini bukan hanya dari dalam kota tapi juga dari luar kota.
"Ada di antaranya yang sudah memesan fasilitas yang ada di tempat hiburan ini, jauh hari sebelumnya," katanya.
Untuk liburan kali ini, pihak pengelola telah menyiapkan beberapa paket liburan, seperti paket pelajar, keluarga, dan kantor bagi yang ingin memesan dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan oleh pihak pengelola.
Yudi menjelaskan, untuk mengantisipasi membludaknya pengujung, pihaknya telah menyiapkan tambahan areal parkir kendaraan agar para pengujung dapat lebih nyaman saat liburan di tempat wisata ini.
"Kami sudah siapkan semaksimal mungkin, mulai dari lahan parkir, sarana lainnya hingga paket liburannya agar pengunjung nyaman," ujarnya.
Jodi, pengunjung asal Kota Metro mengatakan, objek wisata Lembah Hijau sangat menarik, selain suasananya yang alami, di tempat ini juga bisa dijadikan tempat kumpul keluarga dan fasilitasnya sangat memuaskan serta terjangkau dibandingkan tempat wisata lainnya.
"Fasilitasnya sudah cukup baik, namun masih perlu peningkatan sehingga bisa setara dengan tempat hiburan di Jawa," kata dia.
Di Lembah Hijau antara lain tersedia sarana wisata air untuk berenang (waterboom), aneka satwa dan arena bermain anak-anak.
Sementara itu, sejumlah objek wisata pantai di Kabupaten Pesawaran, Lampung, seperti Pantai Mutun, Clara dan Ringgung sejak liburan juga dipadati pengunjung untuk mengisi liburan dengan berenang.
Di Pantai Mutun, misalnya, terlihat ribuan warga, terutama anak-anak dengan sukacita berenang di sepanjang pantai menggunakan ban atau sarana berenang lainnya, sementara orangtua mengawasi anak-anaknya.
"Saya dari Lampung Tengah, sengaja membawa anak-anak dan keluarga untuk berenang mengisi hari libur. Di sini pasirnya putih, jadi nyaman untuk berenang," kata Saleh, warga Bandarjaya, Lampung Tengah.
Dengan tarif masuk rata-rata sebesar Rp5.000 hingga Rp10.000/orang, sejumlah objek wisata pantai menjadi tujuan favorit warga Lampung untuk bersantai dan mengisi hari libur.
Ratusan kendaraan terparkir memadati lahan parkir Pantai Mutun dan Clara, padahal di hari-hari biasa pantai-pantai tersebut terlihat sepi dan hanya dikunjungi puluhan orang.
Di Pantai Mutun, ratusan pengunjung juga ada yang memilih menyeberang dan berenang ke Pulau Tangkil, yang berjarak sekitar satu kilometer di seberangnya. Di Pulau ini warga bisa menikmati beberapa sarana wisata air seperti banana boat, kano dan bermain parasut yang ditarik oleh speedboat.
"Kami bersama keluarga ingin menghilangkan rasa jenuh dengan memanfaatkan libur panjang. Anak-anak perlu hiburan, karena saya nggak sempat kalau terus pikir pekerjaan," kata Pujiono, yang bekerja sebagai PNS di Kotabumi, Lampung Utara.
Sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang berada di ujung selatan Pulau Sumatera memiliki objek-objek wsiata pantai yang menarik, namun masih banyak yang belum dikemas agar lebih menarik pengunjung.
Kabupaten yang memiliki pantai antara lain, Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, Pesawaran, Kota Bandarlampung, Lampung Timur, Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat. Namun banyak pantai yang belum dikelola.
Pada hari-hari tertentu, terutama hari libur, pantai-pantai itu terlihat ramai dikunjungi, baik perorangan maupun keluarga yang sekedar mencari hiburan.(Ant)
Diperkirakan pengunjung salah satu objek wisata andalan di Bandarlampung akan membludak pada Sabtu (7/5) dan Minggu (8/5), kata Yudi Indra, Bagian Pemasaran taman wisata itu ketika ditemui di lokasi, Sabtu.
"Jumlah pengujung mengalami peningkatan mencapai 30-40 persen per hari dibandingkan hari-hari biasa yang hanya antara 1.000 – 2.000 pengunjung," katanya.
Menurut dia, libur panjang selama empat hari ini dimanfaatkan warga berkunjung dan kumpul bersama keluarga di objek wisata, dan pengunjung Lembah Hijau ini bukan hanya dari dalam kota tapi juga dari luar kota.
"Ada di antaranya yang sudah memesan fasilitas yang ada di tempat hiburan ini, jauh hari sebelumnya," katanya.
Untuk liburan kali ini, pihak pengelola telah menyiapkan beberapa paket liburan, seperti paket pelajar, keluarga, dan kantor bagi yang ingin memesan dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan oleh pihak pengelola.
Yudi menjelaskan, untuk mengantisipasi membludaknya pengujung, pihaknya telah menyiapkan tambahan areal parkir kendaraan agar para pengujung dapat lebih nyaman saat liburan di tempat wisata ini.
"Kami sudah siapkan semaksimal mungkin, mulai dari lahan parkir, sarana lainnya hingga paket liburannya agar pengunjung nyaman," ujarnya.
Jodi, pengunjung asal Kota Metro mengatakan, objek wisata Lembah Hijau sangat menarik, selain suasananya yang alami, di tempat ini juga bisa dijadikan tempat kumpul keluarga dan fasilitasnya sangat memuaskan serta terjangkau dibandingkan tempat wisata lainnya.
"Fasilitasnya sudah cukup baik, namun masih perlu peningkatan sehingga bisa setara dengan tempat hiburan di Jawa," kata dia.
Di Lembah Hijau antara lain tersedia sarana wisata air untuk berenang (waterboom), aneka satwa dan arena bermain anak-anak.
Sementara itu, sejumlah objek wisata pantai di Kabupaten Pesawaran, Lampung, seperti Pantai Mutun, Clara dan Ringgung sejak liburan juga dipadati pengunjung untuk mengisi liburan dengan berenang.
Di Pantai Mutun, misalnya, terlihat ribuan warga, terutama anak-anak dengan sukacita berenang di sepanjang pantai menggunakan ban atau sarana berenang lainnya, sementara orangtua mengawasi anak-anaknya.
"Saya dari Lampung Tengah, sengaja membawa anak-anak dan keluarga untuk berenang mengisi hari libur. Di sini pasirnya putih, jadi nyaman untuk berenang," kata Saleh, warga Bandarjaya, Lampung Tengah.
Dengan tarif masuk rata-rata sebesar Rp5.000 hingga Rp10.000/orang, sejumlah objek wisata pantai menjadi tujuan favorit warga Lampung untuk bersantai dan mengisi hari libur.
Ratusan kendaraan terparkir memadati lahan parkir Pantai Mutun dan Clara, padahal di hari-hari biasa pantai-pantai tersebut terlihat sepi dan hanya dikunjungi puluhan orang.
Di Pantai Mutun, ratusan pengunjung juga ada yang memilih menyeberang dan berenang ke Pulau Tangkil, yang berjarak sekitar satu kilometer di seberangnya. Di Pulau ini warga bisa menikmati beberapa sarana wisata air seperti banana boat, kano dan bermain parasut yang ditarik oleh speedboat.
"Kami bersama keluarga ingin menghilangkan rasa jenuh dengan memanfaatkan libur panjang. Anak-anak perlu hiburan, karena saya nggak sempat kalau terus pikir pekerjaan," kata Pujiono, yang bekerja sebagai PNS di Kotabumi, Lampung Utara.
Sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang berada di ujung selatan Pulau Sumatera memiliki objek-objek wsiata pantai yang menarik, namun masih banyak yang belum dikemas agar lebih menarik pengunjung.
Kabupaten yang memiliki pantai antara lain, Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, Pesawaran, Kota Bandarlampung, Lampung Timur, Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat. Namun banyak pantai yang belum dikelola.
Pada hari-hari tertentu, terutama hari libur, pantai-pantai itu terlihat ramai dikunjungi, baik perorangan maupun keluarga yang sekedar mencari hiburan.(Ant)
Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rayakan Hari Bumi 2026, Telkomsel ajak masyarakat wujudkan aksi nyata jaga lingkungan
30 April 2026 17:44 WIB
Kemenkum Lampung dekatkan layanan hukum di Hari Kekayaan Intelektual Sedunia
26 April 2026 13:09 WIB
Peringati Hari TB, LKC Dompet Dhuafa Sumsel gencarkan skrining dan dukungan nutrisi pasien
22 April 2026 8:55 WIB
Mahasiswa UM Kalianda berikan semangat Kartini ke anak di Pulau Sebuku, Lampung Selatan
21 April 2026 17:36 WIB
Dua lifter Lampung raih lima medali emas hari pertama Kejurnas Angkat Besi 2026
18 April 2026 19:46 WIB
BGN: MBG disalurkan 5 hari sekolah, kecuali di daerah 3T dan stunting tinggi
29 March 2026 19:39 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022