Norwich, Inggris (ANTARA/AFP) - Pelatih Manchester City  
Roberto Mancini menyatakan timnya dizalimi ofisial setelah Samin Nasri dikeluarkan dari lapangan karena adu kepala pada pertandingan yang dimenangi mereka 4-3 di Norwich, Sabtu malam.  

Pelatih asal Italia itu tidak senang dengan keputusan wasit Mike Jones yang mengeluarkan kartu merah kepada Nasri, setelah ia adu kepala dengan pemain bertahan Norwich Sebastien Bassong, yang hanya mendapat kartu kuning pada insiden babak pertama di Carrow Road, Sabtu.  

Mancini sebelumnya sudah ditanyai Asosiasi Sepak Bola agar menjelaskan ucapannya setelah mereka kalah 0-1 di Sunderland, Rabu, saat ia mengatakan wasit Kevin Friend "terlalu banyak makan pada hari Natal."  

City akan naik banding atas kartu merah Nasri, yang dapat berujung pada larangan tiga pertandingan, tapi tergantung apakah badan sepak bola itu terkesan dengan teori konspirasi yang diungkapkan Mancini dalam pertandingan itu.  

"Kedua pemain sama-sama maju dengan mendongakkan kepala mereka, jadi bila wasit ingin mengeluarkan pemain, ia harus mengeluarkan keduanya, bukan hanya Samir," katanya.  

"Samir mengatakan ia beradu kepala karena mengincar bola, sama dengan yang dilakukan pemain lain," katanya.  

"Hakim garis harus bertanggung jawab, karena ia menjatuhkan keputusan buruk, tidak dapat diterima," katanya.  

"Anda mau mengeluarkan kedua pemain? Oke, karena wasit ada di sina, ia melihat segalanya. Hakim garis di belakang pemain, ia tidak dapat menyaksikan kejadiannya. Kami akan naik banding, pasti," katanya.  

Mancini mengakui, Nasri bereaksi terlalu keras terhadap tindakan Bassong semenit sebelum turun minum, tapi ia merasa bahwa City diperlakukan berbeda dengan tim lainnya.  

"Saya kecewa dengan sikap Samir dan ia akan membayar hukuman denda, tapi keputusan wasit itu tidak dapat diterima, tidak benar," katanya.  
"Samir melakukan kesalahan, oke, tapi ketika pemain lain melakukan hal sama, mengapa hanya ia yang dikeluarkan dari lapangan?," ujarnya.  
"Saya tidak suka ada dua peraturan dalam sepak bola. Saya benci bila ini terjadi dalam sepak bola dan saya tidak dapat menerimanya," katanya.  

"Dalam kehidupan, hanya ada satu hukum untuk semua orang. Musim ini saya lihat ada yang berbeda dan itu tidak bagus," ungkap pelatih itu.  
"Bagi wasit, mereka amat mudah melakukan sesuatu tapi saya tidak ingin bicara terlalu banyak tentang wasit, karena saya sudah mengatakan bahwa mereka terlalu banyak makan pada Natalan dan saya tidak tahu apa lagi yang akan terjadi," katanya.  

Edin Dzeko mencetak dua gol pada empat menit awal sebelum Anthony Pilkington mempertipis kekalahan Norwich setelah laga berlangsung seperempat jam, ketika ia mendapat bola melenting dari Gael Clichy.

Sergio Aguero membuat tim dengan 10 pemain itu unggul 3-1 lima menit memasuki babak kedua dan Dzeko menyaksikan bola dari kakinya menerpa tiang gawang sebelum penjaga gawang Mark Bunn melakukan bunuh diri menit ke-67. Russell Martin menambah angka untuk Norwich pada menit ke-75 tapi Manchester City bertahan hingga akhir pertandingan untuk mendapatkan tiga poin mereka.  

Pelatih Norwich Chris Hughton juga mengeluh atas kepemimpinan wasit Jones, yang membiarkan terjadi ganjalan keras yang dilakukan Vincent Kompany ketika lahir gol kedua Dzeko.  

"Itu amat mengecewakan sehingga lahir gol kedua mereka," katanya, "Saya kira itu kesalahan dan harus mendapat hukuman."  

"Amat mengecewakan dan tentang keluarnya pemain itu, saya kira kepala mereka sama-sama beradu kendati gerakan kepala Nasri kelihatan lebih keras," katanya.  

"Apakah itu cukup hanya dengan mengeluarkannya dari lapangan, itu ada dalam pikiran wasit," komentarnya.  (ANTARA).