
Taman Baca Akar Pelangi Ramai Kunjungan

...Mereka sangat antusias datang ke sini sambil belajar komputer dan membaca buku secara gratis, kata Rudi...
Lampung Timur (ANTARA Lampung) - Puluhan pemuda dan anak-anak di Desa Labuhan Ratu 9, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, meramaikan kunjungan ke Taman Baca Akar Pelangi untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa atau ngabuburit dengan membaca buku-buku yang tersedia.
Rudi Hartono, pendiri Taman Baca Akar Pelangi di Desa Labuhan Ratu 9, Kecamatan Labuhan Ratu, di Lampung Timur, Jumat, mengatakan setiap sore hari menjelang berbuka puasa di taman baca itu ramai kunjungan pemuda dan anak-anak.
Mereka, ujarnya, datang ke taman bacaaan itu untuk membaca dan belajar komputer.
Rudi yang kesehariannya bekerja mengembala kambing itu, mengungkapkan tidak kurang dari 40 anak-anak dan pemuda setiap hari berkunjung ke taman baca yang didirikannya itu.
"Mereka sangat antusias datang ke sini sambil belajar komputer dan membaca buku secara gratis," kata Rudi.
Anak-anak dan kalangan muda yang berkunjung itu pun mengaku puas karena mendapat ilmu pengetahuan yang tidak mereka dapatkan di bangku sekolah.
"Mereka yang belajar komputer bisa belajar aplikasi microsoft word, microsoft excel, power point dan mengakses internet gratis. Mereka sangat senang dengan kegiatan ini," ujar dia.
Rudi mengaku mendirikan Taman Baca Akar Pelangi sejak dua bulan yang lalu. Taman baca itu dilengkapi sejumlah buku, wifi, dan dua unit komputer yang berasal dari bantuan Yayasan PerpuSeru CCF.
Ia berharap, Taman Baca Akar Pelangi dapat memberikan manfaat kepada anak-anak di desanya, sedangkan pemerintah daerah setempat peduli dengan memberikan sarana dan prasarana pendukung, mengingat beban biaya listrik dan fasilitas wifi selama ini harus dibiayai dari kantong pribadinya.
Dani Fenika, pengunjung Taman Baca Akar Pelangi, berharap kegiatan tersebut bisa dilanjutkan, mengingat bermanfaatnya besar baginya dan anak-anak lain di desa setempat.
(Ant)
Pewarta : Muklasin
Editor:
Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
