Bandarlampung (ANTARA) - Lampung Ethnica adalah usaha berbasis sociopreneur yang fokus pada produksi tapis dan produk turunannya. Tapis merupakan warisan budaya dengan tekhnik sulam tangan pada kain tenun dengan menggunakan benang emas.

Owner Lampung ethnica Qoriatul Hayati mengatakan, usaha ini kami rintis pada akhir Tahun 2018 dengan melihat banyaknya potensi yang bisa di kembangkan di desa. Potensi kebudayaan, potensi masyarakat dengan peluang usaha sektor rumah tangga, dan peluang kemitraan untuk tumbuh bersama.

“Penjualan produk kami telah tersebar ke seluruh Indonesia dan beberapa negara di Asia seperti Korea, China, Taiwan, Singapura, Hong Kong, dan sebagainya,” kata Qoriatul Hayati, di Bandarlampung, Jumat.

Menurutnya, pasar tapis masih sangat sangat luas, bahkan kami baru memanfaatkan 10 persen dari total target pasar yang ada.

Qori menjelaskan, usaha Ini terbentuk karena melihat banyaknya para ibu rumah tangga yang membutuhkan lapangan kerja, namun bagaimana caranya mereka bekerja tanpa harus meninggalkan rumah.

“Kita membuka lapangan pekerjaan dengan membuka UMKM Lampung Ethnica yang bergerak di pembuatan kain tapis, tenun dan produk lainnya, agar para ibu-ibu memiliki kegiatan yang tidak harus meninggalkan rumah,” katanya lagi.

Dari program ini, banyak sekali peningkatan kemampuan yang dirasakan oleh masyarakat, salah satunya peningkatan kemampuan finansial keluarga dari Rp500 ribu per bulan menjadi Rp900 ribu sampai Rp1,7 juta per bulan.

“Jadi yang awal memiliki pendapatan Rp500 ribu per bulan bisa naik menjadi Rp1,7 juta per bulan. Ini merupakan pendapatan tetap para ibu sekitar,” ungkapnya.

Bukan hanya ibu yang tinggal di lingkungan sekitar, tetapi Lampung Ethnica ini juga memperkerjakan para disabilitas dan kaum marjinal.

 

KUR BRI permudah UMKM

Qoriatul Hayati mengatakan, dengan adanya KUR BRI ini, semua UMKM dapat dengan mudah melakukan pinjaman dengan bunga yang rendah dan terjangkau.

“KUR BRI ini sangat mudah dan terjangkau, apalagi saat baru menjalankan usaha, pasti sangat di permudah oleh pihak Bank,” katanya.

Ia menjelaskan, sebagai salah satu mitra BRI, sangat terbantu sekali dengan adanya KUR ini. Karena bisa memperluas usaha dan membuka cabang, menambah produksi dan lainnya.

Menjadi Peserta PMB tahun 2023

Pada tahun 2023 lalu, owner Lampung Ethnica menjadi peserta pada gelaran Pengusaha Muda BRILian, diharapkan para pengusaha muda Qoriatul Hayati memaparkan tentang kegiatan UMKM miliknya yang di buat oleh sekelompok para ibu rumah tangga dan kaum disabilitas.

“Saya ucapkan terimakasih di undang oleh BRI untuk menjadi salah satu peserta pengusaha muda brilian (PMB). Karena dengan adanya kegiatan ini, bisa membuka mata lebih luas tentang usaha ke depan, tantangan yang bakal dihadapi serta penanganan tantangan yang harus dilakukan,” ujarnya pula.


Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024