Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengatakan  banjir yang melanda kecamatan Teluk Betung Selatan dan Teluk Betung Barat pada Jumat (12/4) terjadi karena adanya salah satu tanggul yang jebol.

"Banjir di wilayah tersebut salah satu penyebabnya yakni tanggul yang jebol. Ternyata tanggul setinggi 20 meter yang ada di Citra Garden ini roboh,” kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Sabtu.

Kemudian, ia juga mengatakan banjir melebar ke sejumlah lokasi pun tidak lepas dari adanya aliran sungai kecil yang telah ditutup oleh pihak pengembang perumahan di sini.

"Di lokasi ini sebenarnya ada sungai kecil, tapi sepertinya sudah ditutup. Maka kami akan tindaklanjuti dan koordinasikan dengan pihak perumahan untuk mengembalikan sungai dengan semestinya,” kata dia.

Ia pun menegaskan bahwa terkait tanggul yang jebol Pemkot Bandarlampung sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera memperbaikinya.

“Tanggul yang jebol, sudah saya perintahkan PU untuk dikerjakan dan diperbaiki semuanya. Karena memang air yang menggenangi rumah warga di dua kecamatan itu disebabkan tanggul yang jebol," kata dia.

Pada sisi lain, ia pun mengatakan Pemkot Bandarlampung sesegera mungkin memberikan bantuan beras kepada warga yang terdampak banjir.

"Kami sudah perintahkan camat dan lurah untuk mendata warga yang terdampak banjir untuk diberi bantuan. Dalam waktu dekat akan segera disalurkan," kata dia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa atas bencana banjir yang melanda kota Bandarlampung, Lampung, Jumat pagi.

BNPB menyebutkan bahwa sekitar 789 rumah terendam air dampak dari banjir yang meliputi wilayah Pakuan dan Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Bakung, dan Olok Gading Teluk Betung Barat.

 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tanggul 20 meter jebol, 789 rumah terendam banjir di Bandarlampung

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024