Kecelakaan speedboat jalur OKI tewaskan dua orang
Minggu, 10 Maret 2024 18:46 WIB
Polairud evakuasi kecelakaan speedboat jalur OKI (ANTARA/ HO- Polairud)
Palembang (ANTARA) - Petugas Kepolisian Pangkalan Sandar Sungai Baung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan mengevakuasi kecelakaan speedboat yang menewaskan dua orang di jalur 25 perairan wilayah itu.
Kapos Polairud Sungai Baung Aipda Aris Wandi dikonfirmasi, Minggu, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 07:00 WIB, diakibatkan sebuah speedboat menabrak bongkahan kayu di perairan jalur 25 Kabupaten OKI.
"Speedboat tujuan Bangka merek Family terbalik karena menabrak potongan kayu balok yang mengapung di air sehingga menyebabkan hilang keseimbangan dan kemudian terbalik, tempat kejadian di perairan jalur 25, OKI," katanya.
Ia menambahkan pihaknya mendapatkan laporan terkait peristiwa tersebut langsung ke lokasi. Selanjutnya anggota pos mendatangi lokasi kejadian melakukan pengamanan dan pertolongan kemudian membantu menarik speedboat ke tepian sungai serta mengevakuasi seluruh penumpang, sopir speedboat dan kernet ke puskesmas terdekat.
Dalam peristiwa tersebut dua orang meninggal dunia yakni Kamsiah 60 tahun dan M Lulu Sutomo 42 tahun sementara enam korban lainnya mengalami luka-luka.
Kendati terdapat dua korban yang meninggal dunia, namun ia bersyukur dalam peristiwa tersebut semua korban tidak ada yang terbawa arus sungai ataupun menghilang.
Ia berharap keluarga korban yang ditinggalkan dapat menerima dan mengikhlaskan atas peristiwa tersebut.
Ia juga mengimbau kepada para pengemudi speedboat lainnya untuk lebih berwaspada dan berhati-hati dalam melintasi perairan agar kejadian serupa dapat diantisipasi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polairud evakuasi kecelakaan speedboat jalur OKI tewaskan dua orang
Kapos Polairud Sungai Baung Aipda Aris Wandi dikonfirmasi, Minggu, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 07:00 WIB, diakibatkan sebuah speedboat menabrak bongkahan kayu di perairan jalur 25 Kabupaten OKI.
"Speedboat tujuan Bangka merek Family terbalik karena menabrak potongan kayu balok yang mengapung di air sehingga menyebabkan hilang keseimbangan dan kemudian terbalik, tempat kejadian di perairan jalur 25, OKI," katanya.
Ia menambahkan pihaknya mendapatkan laporan terkait peristiwa tersebut langsung ke lokasi. Selanjutnya anggota pos mendatangi lokasi kejadian melakukan pengamanan dan pertolongan kemudian membantu menarik speedboat ke tepian sungai serta mengevakuasi seluruh penumpang, sopir speedboat dan kernet ke puskesmas terdekat.
Dalam peristiwa tersebut dua orang meninggal dunia yakni Kamsiah 60 tahun dan M Lulu Sutomo 42 tahun sementara enam korban lainnya mengalami luka-luka.
Kendati terdapat dua korban yang meninggal dunia, namun ia bersyukur dalam peristiwa tersebut semua korban tidak ada yang terbawa arus sungai ataupun menghilang.
Ia berharap keluarga korban yang ditinggalkan dapat menerima dan mengikhlaskan atas peristiwa tersebut.
Ia juga mengimbau kepada para pengemudi speedboat lainnya untuk lebih berwaspada dan berhati-hati dalam melintasi perairan agar kejadian serupa dapat diantisipasi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polairud evakuasi kecelakaan speedboat jalur OKI tewaskan dua orang
Pewarta : M. Imam Pramana
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sejumlah negara Arab kecam usul Trump kuasai Gaza, relokasi warganya
06 February 2025 9:25 WIB, 2025
Kementerian Pertanian target cetak 125 ribu ha sawah baru di OKI Sumsel
24 October 2024 18:36 WIB, 2024
400 lebih kerbau di OKI Sumsel mati mendadak diduga terjangkit virus SE
17 April 2024 6:25 WIB, 2024
Menlu RI sebut Palestina berhak merdeka berdasarkan solusi dua negara
30 November 2023 12:30 WIB, 2023
Jokowi akan sampaikan ke Biden terkait posisi Indonesia atas konflik Gaza
10 November 2023 5:44 WIB, 2023
Terpopuler - Sumbagsel
Lihat Juga
Wali Kota Prabumulih Sumsel terancam sanksi teguran tertulis dari Kemendagri
18 September 2025 20:15 WIB
Pemerintah gerak cepat tangani kasus dua balita cacingan di Seluma Bengkulu
18 September 2025 5:34 WIB