Bandarlampung (ANTARA) - Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya bersama SMA Tunas Mekar Indonesia (TMI) menggelar workshop dan talkshow dengan tema “Cross Culture and Digital Readiness” beberapa waktu lalu Workshop dan Talkshow diikuti pelajar kelas X, XI, dan XII SMA yang beralamat di Jalan Arif Rahman Hakim, Jagabaya, Wayhalim, Bandarlampung.

Workshop diisi dengan narasumber Kepala UPT Hubungan Internasional Rahmalia Syahputri yang mengangkat topik “Cross Culture and Readiness in Internationalization Education”. Kemudian, narasumber kedua Dosen Prodi Bisnis Digital M. Galih Ramaputra, dengan materi “The Use of AI to Support Digital Business Strategy”.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan forum grup diskusi antar siswa yang dipandu oleh Zedric Alex, mahasiswa magang asal The University of Philipines, dan dimentori oleh Dosen dari Program Studi Bisnis Digital, Sistem Komputer, dan Teknik Informatika, mahasiswa Darmasiswa, serta mahasiswa magang program MBKM.

Mahasiswi asing asal Afrika Selatan Ameera Kazie Allie dan Lavy, staff magang di Kantor Hubungan Internasional memandu kegiatan itu. Turut hadir juga Kepala SMA Tunas Mekar Indonesia Tri Puji Astuti beserta seluruh dewan guru.

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Nurfiana, mengucapkan terima kasih atas sambutan dari pihak sekolah dalam terselenggaranya kegiatan “Cross Culture and Digital Readiness”. “Kegiatan ini juga sebagai bagian dari pertukaran budaya dan melek teknologi untuk pelajar agar dapat memahami dengan baik keduanya,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, lanjut dia, pelajar juga tidak hanya mendapatkan banyak pengetahuan yang berhubungan dengan budaya dan teknologi tetapi juga mendapatkan tantangan permainan memberikan ide serta gagasan pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan budaya Indonesia.

“Ke depan juga kolaborasi ini tidak sampai disini dapat berlanjut dalam event ataupun kegiatan lainnya antara kedua institusi yang saling diuntungkan dan bermanfaat bagi keduanya,” tuturnya.

Sementara, Kepala SMA TMI Tri Puji Astuti menyampaikan terima kasih atas kegiatan yang dapat berjalan dengan kolaborasi antara kedua institusi.

“Kegiatan ini sangat banyak manfaatnya,  tidak hanya bagi sekolah khususnya juga bagi pelajar SMA TMI ke depannya,” ungkapnya.

Menurut dia, dalam kegiatan ini juga pelajar SMA TMI berkolaborasi dengan mahasiswa asing asal Darmajaya untuk berdiskusi mengenai teknologi.

“Bagaimana pelajar SMA TMI bersiap untuk memanfaatkan teknologi ataupun bisnis dengan baik. Hal ini juga akan terjadi pertukaran pengetahuan dan juga pertukaran budaya dari pelajar dengan mahasiswa asing serta sebaliknya,” tuturnya.

Tri Puji Astuti menambahkan dari kegiatan ini pelajar mendapatkan pengetahuan baru mengenai digitalisasi maupun dunia bisnis.

“Bagaimana kalian (siswa) bersiap untuk terbiasa dengan digitalisasi, bagaimana kalian berpikir mengenai teknologi dan bagaimana kalian belajar mengenai bisnis. Dosen dan mahasiswa asing IIB Darmajaya membagikan itu semua kepada kalian,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmalia Syahputri mengatakan kegiatan Cross Culture dan Digital Readiness dimulai dari SMA TMI.

“Kami merencanakan untuk tour ke beberapa sekolah di Lampung untuk mengenalkan budaya dan teknologi kepada pelajar serta mengenalkan dunia luar kepada mereka,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Bagi sekolah yang ingin menjadi bagian dari tour International Office IIB Darmajaya, dapat menghubungi melalui email int.office@darmajaya.ac.id atau instagram @iodarmajaya.


Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2024