Gunungkidul (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat kunjungan wisatawan sebanyak 106.846 orang dengan pendapatan asli daerah sebesar Rp856,13 juta selama libur Idul Adha dan cuti bersama dari 28 Juni sampai 2 Juli 2023.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono di Gunungkidul, Senin, mengatakan realisasi kunjungan wisatawan selama libur Idul Adha dan cuti bersama melebihi target yang ditetapkan.

Dinas Pariwisata sebelumnya mentargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 47.950 orang dan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp361 juta.

"Realisasi kunjungan wisatawan dan PAD dari sektor retribusi pariwisata melebihi target yang kami tetapkan," kata Harry.

Ia memaparkan rincian kunjungan wisatawan dan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata dari 28 Juni sampai 2 Juli 2023, yakni Rabu (28/6) sebanyak 4.943 orang dan retribusi Rp36,93 juta, Kamis (29/6) sebanyak 10.773 orang dan retribusi Rp76,93 juta.

Selanjutnya, Jumat (30/6) sebanyak 16.307 orang dan retribusi Rp125,19 juta, Sabtu (1/7) sebanyak 28.349 orang dan retribusi Rp230,48 juta, dan Minggu (2/7) sebanyak 46.474 orang dan retribusi Rp386,60 juta.

"Pendapatan retribusi ini mayoritas dari kunjungan pantai," katanya.

Harry mengakui gempa bumi pada Jumat (30/6), tidak berdampak terhadap kunjungan wisatawan.

"Kunjungan wisatawan sangat banyak. Ini di luar dugaan," katanya.

Ia mengatakan Pemkab Gunungkidul mengupayakan pembangunan infrastruktur kawasan pantai. Diharapkan mampu mendukung perkembangan sektor wisata.

"Pemkab Gunungkidul berupaya meningkatkan infrastruktur," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Sarlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron Surisdiyanto mengatakan pengunjung sudah memadati kawasan pantai.

Untuk mengantisipasi kecelakaan laut, pihaknya menerjunkan seluruh personel.

"Untuk gelombang laut landai, dan aman. Sehingga tidak perlu khawatir berkunjung di kawasan pantai, namun mengikuti aturan dan petugas yang ada," kata Surisdiyanto.
 


Pewarta : Sutarmi
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2024