Banyak lubang di badan jalan Jembatan OKU Timur - OKI
Selasa, 6 Juni 2023 9:50 WIB
Ilustrasi - Gubernur Sumsel, Herman Deru meresmikan jembatan di Kabupaten OKU. (ANTARA/Edo Purmana/Arsip)
Martapura (ANTARA) - Jembatan penghubung Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan, dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) saat ini rusak dan perlu perbaikan dari pemerintah.
"Kondisi jembatan sudah rusak, perlu perbaikan dari pemerintah daerah setempat," kata Eko, salah seorang pengendara yang melintas di Martapura, Kabupaten OKU Timur.
Menurut dia, kondisi jembatan yang berada di Desa Sumber Sari, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur itu sangat memprihatinkan karena banyak lubang di lantai jembatan dan tiangnya pun sudah amblas.
"Kerusakan pada jembatan sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir tanpa adanya perbaikan dari pihak terkait," ungkapnya.
Hal tersebut dinilai dapat membahayakan para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintasi di jembatan tersebut.
"Kondisi jembatan sudah rusak, perlu perbaikan dari pemerintah daerah setempat," kata Eko, salah seorang pengendara yang melintas di Martapura, Kabupaten OKU Timur.
Menurut dia, kondisi jembatan yang berada di Desa Sumber Sari, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur itu sangat memprihatinkan karena banyak lubang di lantai jembatan dan tiangnya pun sudah amblas.
"Kerusakan pada jembatan sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir tanpa adanya perbaikan dari pihak terkait," ungkapnya.
Hal tersebut dinilai dapat membahayakan para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintasi di jembatan tersebut.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BNPB catat tiga luka berat dan 204 hektare lahan rusak akibat erupsi Semeru
24 November 2025 7:20 WIB
Terpopuler - Sumbagsel
Lihat Juga
Wali Kota Prabumulih Sumsel terancam sanksi teguran tertulis dari Kemendagri
18 September 2025 20:15 WIB
Pemerintah gerak cepat tangani kasus dua balita cacingan di Seluma Bengkulu
18 September 2025 5:34 WIB
Ratusan rekening penerima bansos di Rejang Lebong terindikasi untuk judol
10 September 2025 5:35 WIB