Dejan/Gloria dipoles untuk bersaing di papan atas
Senin, 6 Maret 2023 11:08 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja beraksi pada pertandingan perempat final Malaysia Open 2023 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (13/1/2023). Dejan/Gloria melaju ke semifinal setelah mengalahkan ganda campuran Korea Selatan Kim Won Ho/Jeong Na Eun 21-16, 21-19. (ANTARA/HO-PBSI)
Jakarta (ANTARA) - Klub bulu tangkis PB Djarum terus berkomitmen untuk mendorong ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja agar bisa menembus persaingan papan atas dunia, termasuk dengan memperbaiki segala kekurangan pasangan tersebut.
Pelatih ganda campuran PB Djarum Vita Marissa menilai Dejan/Gloria masih butuh banyak perbaikan meski mereka mampu mencapai peringkat 16 dunia dari awalnya menempati posisi ke-100.
"Masih banyak yang perlu mereka perbaiki, apalagi untuk Dejan. Dejan kan tidak pernah ada di level ini. Jadi ini kan tiba-tiba semua. Masih banyak sekali evaluasinya, sangat banyak yang harus dipelajari lagi untuk ke depannya," ungkap Vita seperti dilansir laman resmi klub, Senin.
Kini Dejan/Gloria mulai ditempa secara serius lewat keikutsertaan turnamen Eropa yang akan dimulai pekan ini. Mereka dijadwalkan turun dalam tiga turnamen mulai dari German Open, All England, dan Swiss Open.
Vita punya harapan tinggi agar Dejan/Gloria bisa menembus persaingan di top level, walau tak dipungkiri bahwa mereka akan menghadapi tantangan baru untuk berhadapan dengan jajaran ganda campuran terbaik dunia.
"Seperti kemarin kita bisa lihat di Malaysia Open, bisa tembus semifinal Super 1000. Habis itu sudah mulai ada beban, sudah mulai ada tekanan. Semua kan datang dari diri dia sendiri. Jadi tidak gampang. Masih banyak yang harus diperbaiki," Vita menjelaskan.
Pelatih ganda campuran PB Djarum Vita Marissa menilai Dejan/Gloria masih butuh banyak perbaikan meski mereka mampu mencapai peringkat 16 dunia dari awalnya menempati posisi ke-100.
"Masih banyak yang perlu mereka perbaiki, apalagi untuk Dejan. Dejan kan tidak pernah ada di level ini. Jadi ini kan tiba-tiba semua. Masih banyak sekali evaluasinya, sangat banyak yang harus dipelajari lagi untuk ke depannya," ungkap Vita seperti dilansir laman resmi klub, Senin.
Kini Dejan/Gloria mulai ditempa secara serius lewat keikutsertaan turnamen Eropa yang akan dimulai pekan ini. Mereka dijadwalkan turun dalam tiga turnamen mulai dari German Open, All England, dan Swiss Open.
Vita punya harapan tinggi agar Dejan/Gloria bisa menembus persaingan di top level, walau tak dipungkiri bahwa mereka akan menghadapi tantangan baru untuk berhadapan dengan jajaran ganda campuran terbaik dunia.
"Seperti kemarin kita bisa lihat di Malaysia Open, bisa tembus semifinal Super 1000. Habis itu sudah mulai ada beban, sudah mulai ada tekanan. Semua kan datang dari diri dia sendiri. Jadi tidak gampang. Masih banyak yang harus diperbaiki," Vita menjelaskan.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ganda campuran Bimo/Arlya melaju ke perempat final Indonesia International Challenge
13 November 2025 18:08 WIB
Indonesia juara Bulu Tangkis beregu campuran Asia usai kalahkan China 3-1
16 February 2025 18:31 WIB
Spanyol catatkan sejarah meraih emas debut jalan cepat beregu campuran
08 August 2024 10:47 WIB, 2024
Indonesia raih medali emas di nomor estafet 4x1.500 meter campuran SEA OWS
30 June 2024 19:48 WIB, 2024
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
John Herdman dan operator liga bahas sinkronisasi agenda kompetisi dengan timnas
31 January 2026 12:13 WIB
Play-off 16 besar Liga Champions: Madrid jumpa Benfica, Monaco tantang PSG
30 January 2026 20:44 WIB