Basarnas cari sembilan orang hilang di hutan Halmaheraa Maluku Utara
Kamis, 17 November 2022 11:27 WIB
Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman (FOTO ANTARA/Abdul Fatah)
Ternate (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) menerjunkan personel untuk melakukan pencarian terhadap sembilan orang, yakni tujuh warga negara asing (WNA) dan dua warga Indonesia yang dilaporkan hilang di hutan Halmahera pada Rabu (16/11) 2022.
"Dari sembilan orang yang dinyatakan hilang dan dalam pencarian itu, tujuh orang korban di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) dan dua orang merupakan warga lokal," kata Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman di Ternate, Kamis.
Kesembilan orang korban hilang di hutan Halmahera itu, katanya, pada Rabu (16/11) 2022 pukul 17.10 WIT berdasarkan laporan dari agen perjalanan wisata lokal, yang menjelaskan kalau sembilan orang hilang itu melakukan ekspedisi di hutan Kabupaten Halmahera Barat.
Dijelaskan kronologis singkatnya bahwa tujuh WNA dan dua orang lokal hilang saat melaksanakan ekspedisi di hutan Halmahera. Selanjutnya agen perjalanan wisata lokal menghubungi Basarnas untuk meminta bantuan evakuasi.
Lalu, sekitar pukul 17.30 WIT, tim rescue Pos SAR Tobelo dikerahkan menuju lokasi kejadian peristiwa dengan menggunakan mobil penyelamatan untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap sembilan orang korban tersebut.
Sementara itu, sebelumnya, Basarnas Ternate berhasil menemukan pasangan suami istri yang hilang di hutan Tabona Kota Ternate bernama Aris Adipati (72 tahun) dan Nonco Kalangi (66 tahun) akhirnya ditemukan selamat.
Menurut dia, keduanya ditemukan saat tim melakukan pencarian di area sekitar lokasi penemuan barang milik korban dan di sepanjang kali Tongole.
Tim SAR gabungan di bagi menjadi dua tim dalam melaksanakan penyisiran dengan radius 2 KM arah selatan dari lokasi penemuan barang milik korban, selanjutnya tim melaksanakan penyisiran dengan radius 2 KM selatan dari lokasi penemuan barang milik korban dan di sepanjang Sungai Tongole sampai ke perkampungan.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada koordinat yang telah ditentukan sekitar 0,28 Km dari lokasi penemuan barang milik korban dalam keadaan selamat namun dalam kondisi yang lemas, selanjutnya korban dievakuasi menuju ke RSUD Chasan Boeseorie Ternate untuk penanganan medis lebih lanjut.
Dengan telah ditemukan kedua pasutri ini dalam kondisi selamat, maka Operasi SAR ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing, demikian Fathur Rahman.
"Dari sembilan orang yang dinyatakan hilang dan dalam pencarian itu, tujuh orang korban di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) dan dua orang merupakan warga lokal," kata Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman di Ternate, Kamis.
Kesembilan orang korban hilang di hutan Halmahera itu, katanya, pada Rabu (16/11) 2022 pukul 17.10 WIT berdasarkan laporan dari agen perjalanan wisata lokal, yang menjelaskan kalau sembilan orang hilang itu melakukan ekspedisi di hutan Kabupaten Halmahera Barat.
Dijelaskan kronologis singkatnya bahwa tujuh WNA dan dua orang lokal hilang saat melaksanakan ekspedisi di hutan Halmahera. Selanjutnya agen perjalanan wisata lokal menghubungi Basarnas untuk meminta bantuan evakuasi.
Lalu, sekitar pukul 17.30 WIT, tim rescue Pos SAR Tobelo dikerahkan menuju lokasi kejadian peristiwa dengan menggunakan mobil penyelamatan untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap sembilan orang korban tersebut.
Sementara itu, sebelumnya, Basarnas Ternate berhasil menemukan pasangan suami istri yang hilang di hutan Tabona Kota Ternate bernama Aris Adipati (72 tahun) dan Nonco Kalangi (66 tahun) akhirnya ditemukan selamat.
Menurut dia, keduanya ditemukan saat tim melakukan pencarian di area sekitar lokasi penemuan barang milik korban dan di sepanjang kali Tongole.
Tim SAR gabungan di bagi menjadi dua tim dalam melaksanakan penyisiran dengan radius 2 KM arah selatan dari lokasi penemuan barang milik korban, selanjutnya tim melaksanakan penyisiran dengan radius 2 KM selatan dari lokasi penemuan barang milik korban dan di sepanjang Sungai Tongole sampai ke perkampungan.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada koordinat yang telah ditentukan sekitar 0,28 Km dari lokasi penemuan barang milik korban dalam keadaan selamat namun dalam kondisi yang lemas, selanjutnya korban dievakuasi menuju ke RSUD Chasan Boeseorie Ternate untuk penanganan medis lebih lanjut.
Dengan telah ditemukan kedua pasutri ini dalam kondisi selamat, maka Operasi SAR ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing, demikian Fathur Rahman.
Pewarta : Abdul Fatah
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wings Air kembali buka rute Ternate -- Buli guna dorong pertumbuhan ekonomi
19 February 2025 13:55 WIB, 2025
Kapal meledak, Basarnas maksimalkan pencarian korban yang juga jurnalis TV
03 February 2025 13:40 WIB, 2025
Kepala Basarnas perintahkan investigasi meledaknya kapal tewaskan tim SAR Ternate
03 February 2025 12:44 WIB, 2025
Kondisi cuaca jadi penentu pencarian helikopter yang hilang di Halmahera
21 February 2024 7:29 WIB, 2024
Sultan Ternate harap kehadiran Anies Baswedan perkuat pesan perubahan Indonesia
27 January 2024 4:42 WIB, 2024
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Holiday Inn gelar "Wedding Shine Showcase 2026", hadirkan vendor pernikahan terbaik
02 March 2026 8:53 WIB
Holiday Inn Lampung Bukit Randu gelar "Wedding Shine" manfaatkan momentum ngabuburit
26 February 2026 12:27 WIB
Wamenpar sebut Blangikhan Lampung bukti pariwisata tumbuh dari akar budaya
20 February 2026 10:50 WIB