200 ribu warga Rusia ikut mobilisasi militer
Selasa, 4 Oktober 2022 21:18 WIB
Arsip - Seorang prajurit Rusia berbicara kepada tentara cadangan di sebuah titik pertemuan dalam rangka mobilisasi sebagian pasukan, yang bertujuan untuk mendukung kampanye militer negara itu di Ukraina, di kota Volzhsky di wilayah Volgograd, Rusia, 28 September 2022. (ANTARA/REUTERS/Stringer/as)
Moskow (ANTARA) - Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu mengatakan lebih dari 200 ribu orang dilaporkan mengikuti mobilisasi militer.
Berbicara pada pertemuan Kementerian Pertahanan di Ibu Kota Moskow, Selasa, Shoygu menginstruksikan para kepala militer untuk menyediakan pakaian, senjata, dan peralatan lain yang diperlukan bagi wajib militer.
Dia menginformasikan bahwa semua pendatang baru dilatih di enam pusat dan 80 tempat pelatihan.
"Personel militer akan dikirim ke daerah pertempuran setelah pelatihan dan koordinasi tempur," kata Shoygu.
Dia mengatakan bahwa unit baru akan dicampur dengan tentara berpengalaman.
Shoygu menyatakan banyak relawan yang datang ke komisariat militer, bersedia pergi untuk mengikuti kegiatan militer.
"Sangat penting untuk berhati-hati memenuhi setiap permintaan tersebut--untuk tidak menolak siapa pun kecuali ada alasan serius untuk itu," kata dia.
Pada 21 September 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial di negara itu, yang akan mempengaruhi sekitar 300.000 orang berusia 18-50 tahun.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rusia sebut 200 ribu orang ikut mobilisasi militer
Berbicara pada pertemuan Kementerian Pertahanan di Ibu Kota Moskow, Selasa, Shoygu menginstruksikan para kepala militer untuk menyediakan pakaian, senjata, dan peralatan lain yang diperlukan bagi wajib militer.
Dia menginformasikan bahwa semua pendatang baru dilatih di enam pusat dan 80 tempat pelatihan.
"Personel militer akan dikirim ke daerah pertempuran setelah pelatihan dan koordinasi tempur," kata Shoygu.
Dia mengatakan bahwa unit baru akan dicampur dengan tentara berpengalaman.
Shoygu menyatakan banyak relawan yang datang ke komisariat militer, bersedia pergi untuk mengikuti kegiatan militer.
"Sangat penting untuk berhati-hati memenuhi setiap permintaan tersebut--untuk tidak menolak siapa pun kecuali ada alasan serius untuk itu," kata dia.
Pada 21 September 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial di negara itu, yang akan mempengaruhi sekitar 300.000 orang berusia 18-50 tahun.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rusia sebut 200 ribu orang ikut mobilisasi militer
Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah tegaskan akan proaktif telusuri status dua WNI jadi anggota militer asing
26 January 2026 13:29 WIB
Hukuman terdakwa oknum anggota TNI AL atas kasus penembakan bos rental berkurang
20 October 2025 22:13 WIB
Sejumlah relawan Sumud Nusantara Malaysia dikabarkan diculik militer Israel
02 October 2025 5:15 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Angka kelahiran rendah, kota-kota besar di Jepang alami penurunan populasi
01 February 2026 17:11 WIB
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB