Sukses Verstappen di GP Kanada diharapkan berlanjut ke Silverstone
Senin, 20 Juni 2022 20:33 WIB
Pembalap Red Bull Max Verstappen memacu kecepatannya pada balapan mobil Formula GP Kanada di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Kanada, Minggu (19/6/2022) waktu setempat. Verstappen melewati garis finish lebih dulu dari pembalap lainnya dengan catatan waktu 1 jam, 36 menit dan 21,757 detik. ANTARA FOTO/REUTERS/Christinne Muschi/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Kemenangan di Grand Prix (GP) Kanada membuat Max Verstappen kokoh di puncak klasemen sementara Formula 1 dengan 175 poin dan hasil tersebut dinilai membuat andalan tim Red Bull Racing ini memiliki kans besar untuk mempertahankan predikat juara dunia.
Pebalap asal Belanda itu, berdasarkan data dari laman resmi kejuaraan, Senin, terpaut 46 poin dengan rekan satu timnya, Sergio Perez yang berada di posisi dua. Di posisi tiga ada pebalap Ferrari Charles Leclerc dengan selisih 49 poin.
Memang balapan baru masuk seri kesembilan dari 23 seri yang dijadwalkan. Dengan 14 seri yang tersisa jelas segala sesuatu bisa terjadi. Hanya saja, jika pebalap Red Bull Racing itu tetap konsisten, peluang untuk kembali menjadi pemuncak memang terbuka.
Harapan kembali meraih hasil terbaik di seri GP Inggris di Sirkuit Silverstone, 3 Juli nanti disampaikan oleh Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) Sri Adinegara selalu salah satu sponsor tim.
"Performa kendaraan Verstappen di Kanada bisa diandalkan sekaligus merayakan 150 kali kemenangan berkarir di F1. Sangat disayangkan apa yang terjadi dengan Segio Perez, dia tidak dapat menunjukkan dominasi di podium seperti seri-seri sebelumnya. Harapan kami bisa kembali dobel podium di GP Inggris," Sri Adinegara dalam keterangan resminya.
GP Inggris jelas memiliki gengsi yang tinggi bagi Red Bull Racing karena merupakan domisili markas tim. Jadi tidak salah jika harapan tinggi bakal di pikul Max Verstappen dan Sergio Perez.
Juara bertahan GP Inggris Lewis Hamilton dari tim Mercedes serta duet pebalap Ferrari Charles Leclerc dan Carlos Sainz jelas akan menjadi penantang utama untuk menjadi yang terbaik pada balapan di Negeri Ratu Elizabeth itu.
Namun, melihat dari hasil GP Kanada, Max Verstappen diprediksi akan kembali dominan. Apalagi pebalap yang sudah mengoleksi enam kemenangan pada balapan jet darat musim ini mengaku puas dengan performa selama balapan di Sirkuit Gilles Villeneuve.
"Sangat menyenangkan di akhir balapan, di dua lap terakhir sangat menyenangkan. Saya tetap fokus dan mengerahkan sekuat tenaga. Memang sangat butuh perhitungan tepat menerapkan strategi karena sering keluarnya Safety Cars. Beruntung kami bisa menyelesaikan dengan baik,” kata Verstappen.
Sementara itu rekan satu tim Verstappen, Sergio Perez mengaku sangat kecewa dengan hasil di GP Kanada. Pebalap asal Meksiko itu bertekad melupakan hasil buruk dan siap fokus untuk menghadapi GP Inggris.
Pebalap asal Belanda itu, berdasarkan data dari laman resmi kejuaraan, Senin, terpaut 46 poin dengan rekan satu timnya, Sergio Perez yang berada di posisi dua. Di posisi tiga ada pebalap Ferrari Charles Leclerc dengan selisih 49 poin.
Memang balapan baru masuk seri kesembilan dari 23 seri yang dijadwalkan. Dengan 14 seri yang tersisa jelas segala sesuatu bisa terjadi. Hanya saja, jika pebalap Red Bull Racing itu tetap konsisten, peluang untuk kembali menjadi pemuncak memang terbuka.
Harapan kembali meraih hasil terbaik di seri GP Inggris di Sirkuit Silverstone, 3 Juli nanti disampaikan oleh Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) Sri Adinegara selalu salah satu sponsor tim.
"Performa kendaraan Verstappen di Kanada bisa diandalkan sekaligus merayakan 150 kali kemenangan berkarir di F1. Sangat disayangkan apa yang terjadi dengan Segio Perez, dia tidak dapat menunjukkan dominasi di podium seperti seri-seri sebelumnya. Harapan kami bisa kembali dobel podium di GP Inggris," Sri Adinegara dalam keterangan resminya.
GP Inggris jelas memiliki gengsi yang tinggi bagi Red Bull Racing karena merupakan domisili markas tim. Jadi tidak salah jika harapan tinggi bakal di pikul Max Verstappen dan Sergio Perez.
Juara bertahan GP Inggris Lewis Hamilton dari tim Mercedes serta duet pebalap Ferrari Charles Leclerc dan Carlos Sainz jelas akan menjadi penantang utama untuk menjadi yang terbaik pada balapan di Negeri Ratu Elizabeth itu.
Namun, melihat dari hasil GP Kanada, Max Verstappen diprediksi akan kembali dominan. Apalagi pebalap yang sudah mengoleksi enam kemenangan pada balapan jet darat musim ini mengaku puas dengan performa selama balapan di Sirkuit Gilles Villeneuve.
"Sangat menyenangkan di akhir balapan, di dua lap terakhir sangat menyenangkan. Saya tetap fokus dan mengerahkan sekuat tenaga. Memang sangat butuh perhitungan tepat menerapkan strategi karena sering keluarnya Safety Cars. Beruntung kami bisa menyelesaikan dengan baik,” kata Verstappen.
Sementara itu rekan satu tim Verstappen, Sergio Perez mengaku sangat kecewa dengan hasil di GP Kanada. Pebalap asal Meksiko itu bertekad melupakan hasil buruk dan siap fokus untuk menghadapi GP Inggris.
Pewarta : Bayu Kuncahyo
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Max Verstappen sebut Red Bull perlu berubah total jika ingin menang lagi
02 September 2024 5:30 WIB, 2024
Terpopuler - Politik Dan Hukum
Lihat Juga
Pemerintah tegaskan akan proaktif telusuri status dua WNI jadi anggota militer asing
26 January 2026 13:29 WIB
Kejagung selidiki dugaan korupsi penerbitan HGU perusahaan gula di tanah Kemhan
22 January 2026 13:33 WIB
Polda Lampung gandeng Unila untuk penanganan sengketa lahan di Tulang Bawang
21 January 2026 16:08 WIB