PM Selandia Baru Jacinda Ardern terinfeksi COVID-19
Sabtu, 14 Mei 2022 8:08 WIB
Arsip - Perdana Menteri Jacinda Ardern di Wellington, Selandia Baru, Oktober 2020. (ANTARA/Reuters/Praveen Menon/as)
Wellington (ANTARA) - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern positif terinfeksi COVID-19 dan mengalami gejala yang tidak parah, demikian menurut pernyataan dari kantor PM pada Sabtu.
Ardern akan absen dalam pertemuan di Parlemen pekan ini, yakni rapat tentang Rencana Pengurangan Emisi pemerintah pada Senin dan soal rencana Anggaran pada Kamis.
"Jadwal perjalanan untuk misi perdagangan ke Amerika Serikat tidak berpengaruh terkait hal ini," tulis pernyataan tersebut.
Ardern merasakan gejala COVID-19 sejak Jumat malam dan dipastikan positif pada Sabtu pagi melalui Tes Cepat Antigen (RAT), katanya.
Saat ini PM mengalami gejala sedang dan sudah menjalani isolasi sejak 8 Mei ketika rekannya Clarke Gayford terbukti positif. Ia diharuskan menjalani isolasi sampai 21 Mei dan akan bertugas secara virtual pekan ini.
Wakil Perdana Menteri Grant Robertson akan menggantikan Ardern berpidato di hadapan media pada Senin.
"Ini adalah pekan tonggak bersejarah bagi Pemerintah dan saya merasa sedih tidak bisa hadir di sana," kata Ardern lewat sebuah pernyataan.
"Rencana pengurangan emisi kami menentukan jalan untuk mencapai tujuan nol karbon kami dan anggaran yang ditujukan untuk masa depan jangka panjang serta keamanan sistem kesehatan Selandia Baru.
Sumber: Reuters
Ardern akan absen dalam pertemuan di Parlemen pekan ini, yakni rapat tentang Rencana Pengurangan Emisi pemerintah pada Senin dan soal rencana Anggaran pada Kamis.
"Jadwal perjalanan untuk misi perdagangan ke Amerika Serikat tidak berpengaruh terkait hal ini," tulis pernyataan tersebut.
Ardern merasakan gejala COVID-19 sejak Jumat malam dan dipastikan positif pada Sabtu pagi melalui Tes Cepat Antigen (RAT), katanya.
Saat ini PM mengalami gejala sedang dan sudah menjalani isolasi sejak 8 Mei ketika rekannya Clarke Gayford terbukti positif. Ia diharuskan menjalani isolasi sampai 21 Mei dan akan bertugas secara virtual pekan ini.
Wakil Perdana Menteri Grant Robertson akan menggantikan Ardern berpidato di hadapan media pada Senin.
"Ini adalah pekan tonggak bersejarah bagi Pemerintah dan saya merasa sedih tidak bisa hadir di sana," kata Ardern lewat sebuah pernyataan.
"Rencana pengurangan emisi kami menentukan jalan untuk mencapai tujuan nol karbon kami dan anggaran yang ditujukan untuk masa depan jangka panjang serta keamanan sistem kesehatan Selandia Baru.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirut LKBN ANTARA paparkan peran strategis kantor berita ke delegasi Selandia Baru
29 July 2025 22:11 WIB
Kecaman meluas atas pembunuhan pilot helikopter asal Selandia Baru di Mimika
05 August 2024 22:52 WIB, 2024
Wapres meninjau penyembelihan sapi bersertifikasi halal di Selandia Baru
29 February 2024 6:51 WIB, 2024
Piala Dunia U-17: Usai Meksiko hajar Selandia Baru 4-0, Indonesia gagal ke 16 besar
18 November 2023 20:50 WIB, 2023
Kandaskan Selandia Baru, tim Australia melaju ke final FIBA Asia Cup 2022 usai
23 July 2022 20:04 WIB, 2022
Muslim Indonesia di Selandia Baru bersama Dompet Dhuafa gelar pos gizi bagi warga Garut
05 July 2022 19:26 WIB, 2022
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB