Intel tunda semua operasi bisnis di Rusia
Rabu, 6 April 2022 9:47 WIB
Logo Intel yang tampil di depan toko Manhattan, New York, AS, 24 November 2021. (REUTERS/ANDREW KELLY)
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi Intel mengumumkan akan menunda semua operasi bisnisnya di Rusia sesegera mungkin.
Hal itu dilakukan Intel sebagai langkah menjaga kesinambungan bisnis perusahaan pembuatan chip itu dan menekan gangguan pada operasi globalnya.
"Intel bergabung dengan komunitas global dalam mengutuk perang Rusia melawan Ukraina dan menyerukan untuk segera kembali ke perdamaian," kata Intel dikutip dari Reuters, Rabu.
Sebelumnya sudah banyak perusahaan- perusahaan khususnya yang bergerak di layanan digital dan teknologi yang menghentikan operasinya di Negeri Beruang Merah.
Di antaranya seperti Spotify, Apple, Universal Music Group, YouTube, Facebook, dan Instagram.
Hal itu sebagai imbas dari aksi Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari 2022.
Akibatnya Rusia bahkan membangun platform layanan digital besutan negaranya sendiri untuk memenuhi kebutuhan mereka berbagi informasi dan komunikasi.
Contohnya seperti aplikasi Rossgram yang digadang-gadang menggantikan posisi Instagram.
Dengan fungsi hingga tata letak fitur- fitur yang mirip dengan Instagram, Rossgram pun dikenalkan kepada masyarakat di Rusia.
Tidak hanya perusahaan digital dan teknologi, banyak juga perusahaan- perusahaan besar lainnya yang menghentikan operasi bisnis ataupun penjualan di Rusia.
Hal itu dilakukan Intel sebagai langkah menjaga kesinambungan bisnis perusahaan pembuatan chip itu dan menekan gangguan pada operasi globalnya.
"Intel bergabung dengan komunitas global dalam mengutuk perang Rusia melawan Ukraina dan menyerukan untuk segera kembali ke perdamaian," kata Intel dikutip dari Reuters, Rabu.
Sebelumnya sudah banyak perusahaan- perusahaan khususnya yang bergerak di layanan digital dan teknologi yang menghentikan operasinya di Negeri Beruang Merah.
Di antaranya seperti Spotify, Apple, Universal Music Group, YouTube, Facebook, dan Instagram.
Hal itu sebagai imbas dari aksi Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari 2022.
Akibatnya Rusia bahkan membangun platform layanan digital besutan negaranya sendiri untuk memenuhi kebutuhan mereka berbagi informasi dan komunikasi.
Contohnya seperti aplikasi Rossgram yang digadang-gadang menggantikan posisi Instagram.
Dengan fungsi hingga tata letak fitur- fitur yang mirip dengan Instagram, Rossgram pun dikenalkan kepada masyarakat di Rusia.
Tidak hanya perusahaan digital dan teknologi, banyak juga perusahaan- perusahaan besar lainnya yang menghentikan operasi bisnis ataupun penjualan di Rusia.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Baznas buka Program Beasiswa Rusia 2025 untuk tingkatkan pendidikan generasi muda
24 September 2025 10:43 WIB
Gempa 8,7 M di Rusia, BMKG minta warga jauhi pantai sampai waktu tiba tsunami
30 July 2025 10:37 WIB
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
OPPO A6 Pro bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti powerbank
07 October 2025 19:55 WIB
Samsung debutkan Galaxy Tab S10 Lite secara global, yang diperkaya dengan fitur AI
12 September 2025 12:41 WIB