Sakit pinggang, Ginting mundur dari Denmark Open
Kamis, 21 Oktober 2021 8:25 WIB
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
Jakarta (ANTARA) - PP PBSI mengumumkan bahwa mundurnya Anthony Sinisuka Ginting dari babak pertama Denmark Open, Rabu, dikarenakan sakit otot pinggang yang menyebabkan pebulu tangkis tunggal putra nasional itu sulit bergerak.
Menurut pelatih fisik PP PBSI Iwan Hermawan, otot pinggang Ginting mengalami pemakaian berlebihan sehingga menyebabkan sakit dan memaksanya berhenti bermain saat baru menjalani tiga menit pertandingan babak pertama.
"Ginting sakit bagian pinggang kalau ada gerakan rotasi. Sudah diperiksa dokter dan fisioterapi, ototnya 'overuse' setelah dua turnamen kemarin," kata pria yang juga menjabat Kasubid Pengembangan Sport Science PBSI itu lewat pesan tertulisnya di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Hendra/Ahsan kalah dari Seidel/Lamsfuss di Denmark Open
Pebulu tangkis peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo itu tak bisa meneruskan laganya saat melawan atlet Prancis, Thomas Rouxel. Laga yang menjadi pertemuan kedua antara Ginting dan Thomas itu pun berakhir dengan skor 1-4.
Lewat keterangan PP PBSI, Ginting mengaku bahwa sakit pinggangnya sudah mulai terasa sejak pertandingan final Piala Thomas empat hari lalu.
Meski sudah menghabiskan waktu istirahat selama dua hari, nyatanya rasa sakitnya belum mereda dan justru menjadi batu sandungan di babak 32 besar turnamen Super 1000 Rabu malam.
Baca juga: Gregoria melaju ke 16 besar Denmark Open 2021
"Kemarin ada jeda istirahat, sudah sempat untuk pemulihan tapi mungkin waktunya tidak cukup hanya dengan dua hari. Jadi saya memutuskan menarik diri dari pertandingan Denmark Open," Ginting mengungkapkan.
Akibat mundurnya pemain unggulan kelima itu, Thomas pun mengamankan posisinya di babak 16 besar dan bertemu wakil Indonesia lainnya yaitu Tommy Sugiarto.
Pada laga hari pertama, Selasa, Tommy terlebih dulu memastikan posisinya setelah mengalahkan pebulu tangkis Thailand Kantaphon Wangcharoen dalam dua gim langsung.
Menurut pelatih fisik PP PBSI Iwan Hermawan, otot pinggang Ginting mengalami pemakaian berlebihan sehingga menyebabkan sakit dan memaksanya berhenti bermain saat baru menjalani tiga menit pertandingan babak pertama.
"Ginting sakit bagian pinggang kalau ada gerakan rotasi. Sudah diperiksa dokter dan fisioterapi, ototnya 'overuse' setelah dua turnamen kemarin," kata pria yang juga menjabat Kasubid Pengembangan Sport Science PBSI itu lewat pesan tertulisnya di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Hendra/Ahsan kalah dari Seidel/Lamsfuss di Denmark Open
Pebulu tangkis peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo itu tak bisa meneruskan laganya saat melawan atlet Prancis, Thomas Rouxel. Laga yang menjadi pertemuan kedua antara Ginting dan Thomas itu pun berakhir dengan skor 1-4.
Lewat keterangan PP PBSI, Ginting mengaku bahwa sakit pinggangnya sudah mulai terasa sejak pertandingan final Piala Thomas empat hari lalu.
Meski sudah menghabiskan waktu istirahat selama dua hari, nyatanya rasa sakitnya belum mereda dan justru menjadi batu sandungan di babak 32 besar turnamen Super 1000 Rabu malam.
Baca juga: Gregoria melaju ke 16 besar Denmark Open 2021
"Kemarin ada jeda istirahat, sudah sempat untuk pemulihan tapi mungkin waktunya tidak cukup hanya dengan dua hari. Jadi saya memutuskan menarik diri dari pertandingan Denmark Open," Ginting mengungkapkan.
Akibat mundurnya pemain unggulan kelima itu, Thomas pun mengamankan posisinya di babak 16 besar dan bertemu wakil Indonesia lainnya yaitu Tommy Sugiarto.
Pada laga hari pertama, Selasa, Tommy terlebih dulu memastikan posisinya setelah mengalahkan pebulu tangkis Thailand Kantaphon Wangcharoen dalam dua gim langsung.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Piala Thomas: Raymond/Joaquin sempurnakan kemenangan Indonesia atas Aljazair 5-0
25 April 2026 5:19 WIB
Hundred Hoo Haa Cup 2026 jadi panggung bulu tangkis senior dari berbagai negara
22 April 2026 19:01 WIB
Kalah dari ganda Korea, Raymond/Joaquin terhenti di semifinal All England 2026
08 March 2026 9:53 WIB
Alwi Farhan petik hal positif setelah gagal di perempat final All England 2026
06 March 2026 22:40 WIB
Raymond/Joaquin ubah strategi untuk singkirkan Fajar/Fikri di All England 2026
06 March 2026 17:30 WIB