Jakarta (ANTARA) - Georginio Wijnaldum mengakui bahwa dirinya belum sepenuhnya bahagia di Paris Saint-Germain (PSG) karena sangat sulit beradaptasi dengan kehidupan di Prancis.

PSG mendatangkan Wijnaldum dengan status bebas transfer pada bursa musim panas kemarin setelah kontraknya bersama Liverpool habis.

Gelandang timnas Belanda itu memainkan peran kunci saat Liverpool menjuarai Liga Champions pada 2019 dan Liga Primer Inggris di musim berikutnya, tetapi sejauh ini dia belum menemukan performa terbaiknya di PSG untuk musim 2021/22.

Wijnaldum mengutarakan rasa frustrasinya saat menjalani tugas negaranya di timnas Belanda.

"Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya benar-benar bahagia," kata pemain berusia 30 tahun itu kepada wartawan sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Gibraltar pada Selasa (12/10), seperti dikutip The Sun pada Senin.

"Situasinya tidak seperti yang saya inginkan. Saya telah banyak bermain dalam beberapa tahun terakhir, selalu fit dan juga bermain dengan sangat baik. Ini adalah sesuatu yang berbeda, dan saya perlu membiasakan diri. 

"Saya benar-benar menantikan langkah baru dan kemudian ini terjadi. Itu sangat sulit," tambahnya. 

Meski awal kariernya berjalan kurang mulus di PSG, Wijnaldum bertekad untuk terus bekerja keras.

"Inilah sepak bola, dan saya harus belajar menghadapinya. Saya seorang petarung. Saya harus tetap positif dan bekerja keras untuk membalikkan keadaan," ujar Wijnaldum. 

Wijnaldum telah membuat 11 penampilan di semua kompetisi untuk PSG hingga saat ini, tetapi ia belum mencetak satu pun gol atau assist.

Dia baru satu kali menjadi starter dalam lima pertandingan terakhir di Ligue 1, dengan Marco Verratti dan Idrissa Gueye yang lebih dipercaya tampil secara reguler oleh pelatih Mauricio Pochettino. 

Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2024