Sprinter Indonesia Zohri bersaing dengan sprinter tangguh di heat 4 Olimpiade Tokyo
Sabtu, 31 Juli 2021 13:05 WIB
Dokumentasi - Lalu Muhammad Zohri (kiri) saat berlatih di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (21/5/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pras.
Jakarta (ANTARA) - Lalu Muhammad Zohri bersaing dengan sprinter tangguh kelas dunia dalam debutnya di heat 4 nomor 100 meter putra Olimpiade Tokyo, di Olympic Stadium, Sabtu, pukul 20.09 waktu setempat atau 18.09 WIB.
Dari list peserta, Zohri akan start di lane 5. Ia berada di samping peraih emas Asian Games Jakarta-Palembang 2018 nomor 100 meter putra Su Bingtian asal China yang menempati lane 4.
Selain itu, Zohri juga akan adu cepat dengan sprinter asal Jepang Yuki Koike yang merupakan peraih emas di nomor 200 meter putra Asian Games 2018. Belum lagi, sprinter Kenya Mark Otieno Odhiambo dan Gift Leotlela dari Afrika Selatan.
Ada juga Ebrima Camara (Gambia), Kemar Hyman (Kepulauan Cayman), Jason Rogers (Saint Kitts dan Nevis), dan Ratu Banuve Tabakaucoro (Fiji). Untuk bisa lolos ke semifinal, minimal Zohri harus masuk tiga besar dalam perlombaan nanti.
Merujuk pada personal best peserta yang tertera di situs resmi Olimpiade Tokyo, Zohri tampaknya harus bekerja keras untuk bisa bersaing.
Catatan waktu terbaik Zohri adalah 10,03 detik yang ia torehkan di seri Golden Grand Prix Osaka 2019 di Jepang. Angka tersebut berada di bawah peserta lain yang beberapa di antaranya memiliki personal best di bawah 10 detik.
Seperti Su Bingtian (9,91 detik), Gift Leotlela (9,94 detik), Kemar Hyman (9,95 detik), dan Yuki Koike (9,98 detik).
Jika melihat best season atau pencapaian terbaik tahun ini, Zohri memiliki 10,34 detik yang ia raih saat tampil di test event Olimpiade Tokyo pada Mei lalu. Jika dibandingkan dengan peserta lainnya, angka tersebut berada di paling bawah kedua.
Gift Leotlela adalah yang terbaik dengan 9,94 detik. Kemudian Su Bingtian juga tahun ini mencetatkan waktu terbaik 9,98 detik. Sementara Jason Rogers di angka 10,01 detik. Sisanya pun masih berada di atas Zohri. Hanya Ratu Banuve Tabakaucoro yang catatan waktu musim ini tak lebih baik dari Zohri dengan 10,59 detik.
Layak dinantikan bagaimana Zohri bersaing dengan lawan-lawanya tersebut. Sprinter asal Lombok itu telah melakukan berbagai persiapan sebelumnya dan menargetkan bisa finis dengan catatan waktu di bawah 10 detik.
Ia pun telah beradaptasi dengan Olympic Stadium, termasuk starting blocks yang digunakan. "Kondisi saya saat ini sehat dan bugar," kata Zohri belum lama ini seperti rilis dari NOC Indonesia.
Baca juga: Persaingan ketat, Zohri dalam kepungan sprinter di bawah 10 detik
Baca juga: Zohri dan Alvin atlet Indonesia terakhir bertolak ke Olimpiade Tokyo Jepang
Dari list peserta, Zohri akan start di lane 5. Ia berada di samping peraih emas Asian Games Jakarta-Palembang 2018 nomor 100 meter putra Su Bingtian asal China yang menempati lane 4.
Selain itu, Zohri juga akan adu cepat dengan sprinter asal Jepang Yuki Koike yang merupakan peraih emas di nomor 200 meter putra Asian Games 2018. Belum lagi, sprinter Kenya Mark Otieno Odhiambo dan Gift Leotlela dari Afrika Selatan.
Ada juga Ebrima Camara (Gambia), Kemar Hyman (Kepulauan Cayman), Jason Rogers (Saint Kitts dan Nevis), dan Ratu Banuve Tabakaucoro (Fiji). Untuk bisa lolos ke semifinal, minimal Zohri harus masuk tiga besar dalam perlombaan nanti.
Merujuk pada personal best peserta yang tertera di situs resmi Olimpiade Tokyo, Zohri tampaknya harus bekerja keras untuk bisa bersaing.
Catatan waktu terbaik Zohri adalah 10,03 detik yang ia torehkan di seri Golden Grand Prix Osaka 2019 di Jepang. Angka tersebut berada di bawah peserta lain yang beberapa di antaranya memiliki personal best di bawah 10 detik.
Seperti Su Bingtian (9,91 detik), Gift Leotlela (9,94 detik), Kemar Hyman (9,95 detik), dan Yuki Koike (9,98 detik).
Jika melihat best season atau pencapaian terbaik tahun ini, Zohri memiliki 10,34 detik yang ia raih saat tampil di test event Olimpiade Tokyo pada Mei lalu. Jika dibandingkan dengan peserta lainnya, angka tersebut berada di paling bawah kedua.
Gift Leotlela adalah yang terbaik dengan 9,94 detik. Kemudian Su Bingtian juga tahun ini mencetatkan waktu terbaik 9,98 detik. Sementara Jason Rogers di angka 10,01 detik. Sisanya pun masih berada di atas Zohri. Hanya Ratu Banuve Tabakaucoro yang catatan waktu musim ini tak lebih baik dari Zohri dengan 10,59 detik.
Layak dinantikan bagaimana Zohri bersaing dengan lawan-lawanya tersebut. Sprinter asal Lombok itu telah melakukan berbagai persiapan sebelumnya dan menargetkan bisa finis dengan catatan waktu di bawah 10 detik.
Ia pun telah beradaptasi dengan Olympic Stadium, termasuk starting blocks yang digunakan. "Kondisi saya saat ini sehat dan bugar," kata Zohri belum lama ini seperti rilis dari NOC Indonesia.
Baca juga: Persaingan ketat, Zohri dalam kepungan sprinter di bawah 10 detik
Baca juga: Zohri dan Alvin atlet Indonesia terakhir bertolak ke Olimpiade Tokyo Jepang
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PBSI siapkan pengganti Greysia Polii untuk dipasangkan dengan Apriyani
28 January 2022 16:50 WIB, 2022
Zverev menikmati keramaian penonton tuan rumah saat singkirkan Millman
20 January 2022 6:59 WIB, 2022
Karena doping, Inggris Raya bakal kehilangan satu perak Olimpiade Tokyo
15 September 2021 10:03 WIB, 2021
Tempat tidur kardus Olimpiade digunakan Osaka untuk pasien COVID-19
11 September 2021 21:03 WIB, 2021
Presiden berikan bonus Rp5,5 miliar untuk peraih emas Olimpiade Tokyo 2020
13 August 2021 10:38 WIB, 2021