Jakarta (ANTARA) - Militer Korea Selatan akan menguji coba Samsung sebagai perangkat untuk melihat informasi perang secara aktual sehingga mereka tidak harus bergantung pada jaringan komunikasi.

Kantor Administrasi Program Akusisi Pertahanan Korea Selatan, dikutip dari Yonhap, Sabtu, sudah menandatangani kontrak dengan LIG Nex1 Co untuk membeli perangkat perorangan bagi tentara di Angakatan Darat dan Angkatan Laut.

"Sistem perintah pertempuran baru ini akan dikirim untuk uji coba dalam tiga hingga enam bulan ke depan," kata salah seorang pejabat di lembaga tersebut.

Baca juga: WFH pakai Samsung Galaxy M51, "nge-cas" dua hari sekali

Perangkat komunikasi militer ini akan dikembangkan dari Galaxy S20 Tactical Edition, tentara bisa menggunakannya untuk berbagi informasi mengenai intelijen dan situasi terkini perang tanpa alat "repeater" terpisah.

Galaxy S20 Tactical Edition ini akan memiliki fitur tersembunyi untuk memblokir komunikasi, juga tampilan untuk malam hari atau night mode.

Penggunaan ponsel ini di kalangan militer akan ditentukan setelah uji coba.

Sistem komunikasi pertahanan ini merupakan salah satu dari tujuh perangkat yang akan dibeli militer Korea Selatan.

Mereka juga memperkenalkan radar deteksi drone dan kendaraan multifungsi tanpa awak.
 

Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024