Jakarta (ANTARA) - Mantan bek Manchester United, Nemanja Vidic, diminta untuk maju memimpin federasi sepak bola Serbia, FSS, menyusul kegagalan melangkah ke putaran final EURO 2020.

Gelandang MU, Nemanja Matic, yang pensiun dari timnas Serbia pada Agustus untuk berkonsentrasi dengan karier klubnya, melontarkan kritik keras terhadap FSS atas kekalahan Serbia dari Skotlandia dalam final playoff awal bulan ini.

FSS saat ini dipimpin oleh Slavisa Kokeza, pebisnis sukses yang sempat menjadi pesepak bola dalam waktu singkat, sejak Mei 2016.

"Vidic memimpin FSS adalah jalan terbaik untuk menyelamatkan sepak bola Serbia," kata Matic dalam surat terbuka yang beredar di media Serbia dan dikutip dari Reuters, Kamis.

"Bukan berarti saya ingin seseorang kehilangan pekerjaannya, tetapi saya memimnta Vidic memimpin karena sangat yakin ia akan mengerahkan segenap kemampuannya untuk kepentingan sepak boal Serbia," ujarnya menambahkan.

Matic juga meminta Presiden Serbia Aleksandar Vucic untuk memberi dukungan apabila Vidic pada akhirnya bisa memimpin FSS.

"Ia butuh dukungan pemerintah juga, sebab bagi Serbia sepak bola juga hal yang penting," katanya.

"Kita semua tahu Presiden Aleksandar Vucic penggemar olahraga, oleh karena itu saya ingin meminta bantuannya untuk meyakinkan Vidic mau mengembang tugas besar mengembalikan sepak bola Serbia di tempat yang semestinya," pungkas Matic.



Semenjak Montenegro memisahkan diri, Serbia belum pernah lolos ke putaran final EURO dan kekalahan kontra Skotlandia dianggap sebagai pungkasan hasil buruk setelah mereka hanya tampil di fase grup Piala Dunia 2018.

Nasib Ljubisa Tumbakovic sebagai pelatih kepala timnas Serbia juga disebut-sebut berada di ujung tanduk dan media-media Serbia melontarkan spekulasi manajer Reading, Veljko Paunovic, sebagai kandidat kuat penggantinya.

Vidic gantung sepatu dari karier profesionalnya pada 2016 dengan koleksi lima medali juara Liga Premier yang diraihnya bersama MU.
 

Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024