Bom bunuh diri di restoran Somalia tewaskan enam orang
Rabu, 18 November 2020 4:58 WIB
Ilustrasi bom. (ANTARA News)
Mogadishu (ANTARA) - Sedikitnya enam orang tewas di ibu kota Somalia, Mogadishu, Selasa, ketika seorang pengebom meledakkan diri di sebuah restoran dekat sebuah akademi kepolisian, kata juru bicara kepolisan dan seorang saksi mata.
Tidak ada kejelasan soal siapa pelaku serangan tersebut.
"Sebuah ledakan terjadi di sebuah restoran dekat School Policio (akademi kepolisian)," kata juru bicara kepolisian, Sadik Ali, kepada wartawan dalam perbincangan di suatu kelompok WhatsApp tak lama setelah ledakan itu terjadi.
Ia kemudian mengatakan kepada Reuters bahwa enam orang, termasuk pelaku, tewas dalam pengeboman itu.
Seorang saksi mata, yakni penjaga toko bernama Mohamed Ali, mengatakan kepada Reuters bahwa polisi melepaskan tembakan setelah bom meledak.
Ia menuturkan melihat awan besar berupa asap membubung di atas restoran. Selain itu, katanya, beberapa ambulans melaju untuk mencapai lokasi ledakan, di distrik Hamar Jajab dekat pelabuhan Mogadishu.
Saksi lainnya, Mohamud Ahmed, kepada Reuters mengatakan bahwa, sebelumnya, hujan deras membuat banyak orang mendatangi restoran itu untuk berlindung.
Kelompok garis keras al Shabaab, yang bersekutu dengan Al Qaida, sering melakukan pengeboman di Mogadishu dan tempat-tempat lainnya di Somalia sebagai bagian dari gerakan untuk menggulingkan pemerintah pusat.
Kelompok itu ingin mendirikan aturannya sendiri di negara Tanduk Afrika tersebut berdasarkan pemahamannya yang keras pada hukum syariah Islam.
Sumber: Reuters
Tidak ada kejelasan soal siapa pelaku serangan tersebut.
"Sebuah ledakan terjadi di sebuah restoran dekat School Policio (akademi kepolisian)," kata juru bicara kepolisian, Sadik Ali, kepada wartawan dalam perbincangan di suatu kelompok WhatsApp tak lama setelah ledakan itu terjadi.
Ia kemudian mengatakan kepada Reuters bahwa enam orang, termasuk pelaku, tewas dalam pengeboman itu.
Seorang saksi mata, yakni penjaga toko bernama Mohamed Ali, mengatakan kepada Reuters bahwa polisi melepaskan tembakan setelah bom meledak.
Ia menuturkan melihat awan besar berupa asap membubung di atas restoran. Selain itu, katanya, beberapa ambulans melaju untuk mencapai lokasi ledakan, di distrik Hamar Jajab dekat pelabuhan Mogadishu.
Saksi lainnya, Mohamud Ahmed, kepada Reuters mengatakan bahwa, sebelumnya, hujan deras membuat banyak orang mendatangi restoran itu untuk berlindung.
Kelompok garis keras al Shabaab, yang bersekutu dengan Al Qaida, sering melakukan pengeboman di Mogadishu dan tempat-tempat lainnya di Somalia sebagai bagian dari gerakan untuk menggulingkan pemerintah pusat.
Kelompok itu ingin mendirikan aturannya sendiri di negara Tanduk Afrika tersebut berdasarkan pemahamannya yang keras pada hukum syariah Islam.
Sumber: Reuters
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peneror bom sekolah internasional di Tangerang minta tebusan uang 30.000 dolar AS
07 October 2025 20:10 WIB
Kasus ancaman bom kedua, TNI nyatakan pesawat Saudia Airlines dalam keadaan aman
21 June 2025 21:26 WIB
Ledakan di rumah bacagub Aceh, polisi bentuk tim gabungan untuk penyelidikan
02 September 2024 12:39 WIB, 2024
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB