Bandar Lampung (ANTARA) - Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi melepas 600 personel pasukan ke Jakarta dalam rangka Pengamanan Perkembangan Situasi Ibukota pasca aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja di Bandara Raden Inten II, Jum’at (09/10/2020).

Personel Brigif 4 Marinir/BS gabungan tersebut berasal dari Yonif 7 Marinir dan Yonif 9 Marinir, dibawah pimpinan Letkol Marinir Budi Wijani M.Han dan Letkol Marinir James Munthe M.Tr. (Hanla) Danyonif 9 Marinir.

Kegiatan ini diawali dengan apel khusus yang dilaksanakan pada dini hari di masing-masing Batalyon dilanjutkan pergeseran pasukan menuju Bandara Raden Inten II untuk diberangkatkan menuju Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma Jakarta dengan menggunakan Pesawat Hercules type A.1319 milik TNI AU.

Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi menyampaikan pesan dari Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono kepada prajurit yang akan melakukan pengamanan di ibukota. 

"Prajurit Brigif 4 Marinir/BS mendapatkan kehormatan yaitu sebanyak 600 personel hari ini berangkat ke Jakarta untuk membantu rekan-rekan kita TNI-POLRI dalam rangka pengamanan Ibu kota, saya berpesan selalu utamakan keselamatan dan patuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan tugas dikarenakan pandemi covid-19 di Jakarta masih berlangsung." ucapnya. 

Ia melanjutkan, sebagai Prajurit, kalian jangan mudah terpancing oleh provokasi apalagi sampai diadu domba sesama aparat TNI-Polri. 

"Hindari berbangga diri yang berlebihan dengan sanjungan masyarakat maupun pihak demonstran yang dapat membuat kalian lengah dalam melaksanakan tugas pokok. Hindari sikap arogan karena yang kita hadapi adalah saudara kita sendiri dan bukanlah musuh, selalu bodyfear dalam kegiatan apapun dan pegang teguh 8 wajib TNI dan Sumpah Prajurit. Laksanakan tugas dengan baik dan penuh semangat." Pungkasnya.
 

Pewarta : Ardiansyah
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2024