Baru tiba dari Francis, PM Pantai Gading meninggal
Kamis, 9 Juli 2020 8:13 WIB
Foto dokumentasi: Perdana Menteri Pantai Gading Amadou Gon Coulibaly, dengan mengenakan masker, berbicara saat mengunjungi pembentukan pusat pertama pengujian penyakit virus corona (COVID-19) di Abidjan, Pantai Gading, 15/4/2020. ANTARA/REUTERS/Luc Gnago/File Photo/TM
Abidjan (ANTARA) - Perdana menteri Pantai Gading sekaligus calon presiden partai berkuasa pada pilpres Oktober, Amadou Gon Coulibaly, wafat pada Rabu (8/7), demikian diumumkan Presiden Alassane Ouattara.
Pria berusia 61 tahun itu, yang menjalani operasi jantung pada 2012, merasa tidak sehat selama rapat kabinet mingguan dan dibawa ke rumah sakit, tempat dirinya mengembuskan napas terakhir, kata Ouattara melalui pernyataan di stasiun TV nasional.
Gon Coulibaly baru tiba di Pantai Gading pada Kamis pekan lalu setelah berada di Prancis selama dua bulan untuk menjalani pemeriksaan jantung dan beristirahat.
"Rekan-rekan sebangsa, Pantai Gading sedang berduka. Berat rasanya untuk mengumumkan kepada Anda semua bahwa Perdana Menteri Amadou Gon Coulibaly telah meninggalkan kita," kata Outtara melalui pernyataan yang dibacakan oleh sekjen kepresidenan.
Kepergian Gon Coulibaly sepertinya akan menimbulkan gejolak dalam partai berkuasa RHDP untuk menunjuk penggantinya sebagai calon presiden dalam pemilu mendatang, yang dianggap ujian penting stabilitas bagi negara produsen utama kakao di dunia tersebut.
Kemenangan pertama Ouattara pada 2010 atas petahana Laurent Gbagbo sempat memicu perang saudara, yang menewaskan sekitar 3.000 orang. Ketegangan politik juga meningkat menjelang pemilihan Oktober.
Ouattara menunjuk Gon Coulibaly sebagai calon presiden dari partai RHDP pada Maret usai mengumumkan bahwa dirinya tidak akan melirik masa jabatan ketiga.
Sumber: Reuters
Pria berusia 61 tahun itu, yang menjalani operasi jantung pada 2012, merasa tidak sehat selama rapat kabinet mingguan dan dibawa ke rumah sakit, tempat dirinya mengembuskan napas terakhir, kata Ouattara melalui pernyataan di stasiun TV nasional.
Gon Coulibaly baru tiba di Pantai Gading pada Kamis pekan lalu setelah berada di Prancis selama dua bulan untuk menjalani pemeriksaan jantung dan beristirahat.
"Rekan-rekan sebangsa, Pantai Gading sedang berduka. Berat rasanya untuk mengumumkan kepada Anda semua bahwa Perdana Menteri Amadou Gon Coulibaly telah meninggalkan kita," kata Outtara melalui pernyataan yang dibacakan oleh sekjen kepresidenan.
Kepergian Gon Coulibaly sepertinya akan menimbulkan gejolak dalam partai berkuasa RHDP untuk menunjuk penggantinya sebagai calon presiden dalam pemilu mendatang, yang dianggap ujian penting stabilitas bagi negara produsen utama kakao di dunia tersebut.
Kemenangan pertama Ouattara pada 2010 atas petahana Laurent Gbagbo sempat memicu perang saudara, yang menewaskan sekitar 3.000 orang. Ketegangan politik juga meningkat menjelang pemilihan Oktober.
Ouattara menunjuk Gon Coulibaly sebagai calon presiden dari partai RHDP pada Maret usai mengumumkan bahwa dirinya tidak akan melirik masa jabatan ketiga.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Bandarlampung: Bersih pantai langkah awal untuk tata kawasan pesisir
06 February 2026 15:53 WIB
Mesir melaju ke semifinal Piala Afrika setelah tumbangkan Pantai Gading 3-2
11 January 2026 7:05 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pesawat tabrakan dengan mobil pemadam di Bandara LaGuardia, pilot-kopilot tewas
24 March 2026 7:37 WIB