Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir yakin Indonesia bisa bersatu melawan corona  melalui persatuan dan gotong royong.

"Saya yakin Indonesia bisa, asalkan kita semua bersatu melawan corona. Vietnam dan Singapura adalah contoh yang baik bagaimana cara mereka melawan corona," tulis Erick Thohir dalam akun resmi Instagramnya, Sabtu.

Menurut Menteri BUMN tersebut, semua elemen masyarakat harus menjalankan perannya masing-masing, mengingat pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri.

"Semua elemen masyarakat harus aktif. Kita harus bersatu. Sehingga, penyebaran virus Corona dapat diminimalisasi," katanya.


Saat ini, lanjut Erick, semua umat manusia di seluruh dunia sedang menghadapi ujian. Untuk bisa melaluinya dan insyaAllah mampu mengatasinya dengan baik, semua lapisan masyarakat harus bersatu.

Menteri BUMN itu juga mengingatkan bahwa hal-hal terkecil yang memang harus dilakukan, mulai dari rutin mencuci tangan, menjaga kebersihan kantor dan rumah, berolahraga, dan tidak menghadiri acara yang penuh orang seperti konser, pertandingan olahraga, dan tempat wisata dapat meminimalisir penyebaran wabah virus Corona.

Selain itu Erick juga menyarankan agar masyarakat yang berusia di atas 50 tahun atau yang sedang sakit, harus lebih menjaga diri dan beristirahat di rumah.

"Jaga kesehatan teman-teman semua. Semoga kita semua diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Aamiin," pungkas Menteri BUMN Erick Thohir.


Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengemukakan BUMN-BUMN bersama sejumlah pihak terkait lainnya mencoba untuk meminimalisir risiko-risiko penyebaran wabah virus Corona di tempat publik seperti stasiun kereta api Gambir, Jakarta.

Erick mengatakan bahwa antisipasi yang dilakukan di tempat-tempat publik seperti Stasiun Kereta Gambir telah berlangsung selama beberapa hari dan rutin dilakukan sehari sekali.

Menteri BUMN tersebut berharap RT/RW, pemerintah daerah, swasta masing-masing mulai menjaga lingkungannya dengan menjaga kebersihan supaya ruang publiknya aman.

Pewarta : Aji Cakti
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024