Afghanistan beri Menlu RI bintang kehormatan Malalai
Senin, 2 Maret 2020 11:12 WIB
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menganugerahkan bintang kehormatan “Malalai” kepada Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam kunjungan kerja di Kabul, Afghanistan pada Minggu, 1 Maret 2020. (Kemlu RI)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menganugerahkan bintang kehormatan “Malalai” kepada Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam kunjungan kerja di Kabul, Afghanistan pada Minggu, 1 Maret 2020.
"Sebagai penghargaan atas kerja keras yang terus menerus dalam memajukan kerja sama bilateral dan membangun rasa percaya antara Indonesia dan Afghanistan, membangun perdamaian di kawasan dan dunia, saya dengan hormat menganugerahkan Bintang Kehormatan Malalai kepada Menlu Retno Marsudi," kata Presiden Ashraf Ghani.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Afghanistan sesaat sebelum penyematan bintang kehormatan tersebut kepada Menlu Retno, menurut keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Minggu.
Penghargaan Bintang Kehormatan Malalai adalah salah satu bintang penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Afghanistan kepada tokoh Afghanistan maupun internasional yang telah memberikan kontribusi luar biasa kepada Afghanistan.
Nama Malalai sendiri diambil dari nama salah seorang pahlawan nasional wanita Afghanistan, Malalai Ana, yang memimpin perjuangan rakyat Afghanistan melawan penjajahan Inggris pada 1880.
Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk membantu proses perdamaian di Afghanistan, terutama terkait dua aspek, yaitu Dialog Ulama melalui Konferensi Ulama di Indonesia pada tahun 2020, dan pemberdayaan wanita melalui Jaringan Solidaritas Wanita Afghanistan-Indonesia, yang baru diresmikan pada 1 Maret 2020.
"Rakyat Indonesia senantiasa akan bersama rakyat Afghanistan untuk perdamaian yang lestari di Afghanistan," ujar Menlu Retno.
"Sebagai penghargaan atas kerja keras yang terus menerus dalam memajukan kerja sama bilateral dan membangun rasa percaya antara Indonesia dan Afghanistan, membangun perdamaian di kawasan dan dunia, saya dengan hormat menganugerahkan Bintang Kehormatan Malalai kepada Menlu Retno Marsudi," kata Presiden Ashraf Ghani.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Afghanistan sesaat sebelum penyematan bintang kehormatan tersebut kepada Menlu Retno, menurut keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Minggu.
Penghargaan Bintang Kehormatan Malalai adalah salah satu bintang penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Afghanistan kepada tokoh Afghanistan maupun internasional yang telah memberikan kontribusi luar biasa kepada Afghanistan.
Nama Malalai sendiri diambil dari nama salah seorang pahlawan nasional wanita Afghanistan, Malalai Ana, yang memimpin perjuangan rakyat Afghanistan melawan penjajahan Inggris pada 1880.
Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk membantu proses perdamaian di Afghanistan, terutama terkait dua aspek, yaitu Dialog Ulama melalui Konferensi Ulama di Indonesia pada tahun 2020, dan pemberdayaan wanita melalui Jaringan Solidaritas Wanita Afghanistan-Indonesia, yang baru diresmikan pada 1 Maret 2020.
"Rakyat Indonesia senantiasa akan bersama rakyat Afghanistan untuk perdamaian yang lestari di Afghanistan," ujar Menlu Retno.
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres sebut aksi "walk out" Menlu Retno tegaskan RI dukung Palestina
27 January 2024 21:10 WIB, 2024
Menlu sebut Indonesia dukung Palestina melalui penegakan hukum di ICJ
16 January 2024 12:14 WIB, 2024
Menlu: Indonesia tangani 44.521 kasus pelindungan WNI di luar negeri pada 2023
04 January 2024 17:23 WIB, 2024
Menlu RI Retno Marsudi kecewa DK PBB gagal setujui resolusi gencatan senjata di Gaza
10 December 2023 6:43 WIB, 2023
Menlu RI sebut Palestina berhak merdeka berdasarkan solusi dua negara
30 November 2023 12:30 WIB, 2023
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Angka kelahiran rendah, kota-kota besar di Jepang alami penurunan populasi
01 February 2026 17:11 WIB
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB